Author : Karel
MUARA ENIM, LhL – Diperkirakan tiga ratus orang warga Gunung Megang Kecamatan Belimbing, Kabupaten Muara Enim mendatangi kantor Bupati Muara Enim, Kamis (29/03/18). Kedatangan massa guna menyampaikan aspirasi dan berorasi tentang bermacam keluhan atas dampak aktifitas PT. Tanjung Enim Lestari (PT. TEL)
“Empat macam tuntutan kami sebagai warga, diantaranya stop mobil angkutan yang melebihi tonase, stop membuang limbah perusahaan bukan pada tempatnya, stop penerimaan pekerja siluman yang berasal dari wilayah belimbing dan stop pemberian CSR yang bukan di peruntukan ke masyarakat di lingkungan perusahaan,” terang Heri selaku Korlap aksi
Sayangnya, aksi yang dilakukan warga Belimbing ini tidak dapat ditanggapi secara langsung oleh Bupati Muara Enim sedang dinas luar. Hanya saja, perwakilan demonstran ditemukan pada Drs. Teguh Wiajaya, MM selaku utusan Bupati.
“Kami siap memfasilitasi perusahaan dan masyarakat untuk berdialog sesuai dengan tuntutan masyarakat”, kata Teguh.
Aksi yang berlangsung sejak pukul 10.00 Wib dan berakhir hingga pukul 12.00 Wib ini berjalan dengan normal, sampai pada akhirnya masyarakat menunggu waktu pihak Pemkab untuk memediasi antara warga dan perusahaan.
Amir salah satu peserta aksi mengaku akan melakukan aksi lagi, apabila tuntutan merka tidak diindahkan.
“Mungkin dengan massa yang lebih banyak lagi, nantinya”, tegas Amir.
Inti dari aksi ini, masyarakat berharap agar keberadaan perusahaan yang beroperasi di wilayahnya, hendaknya membawa berkah, bukan negatifnya.
Editor : Zadi
Lahat Hotline





