Banner Juni
banner owner
utl
bijak
iklan ut
Banner pemprov Juni
iklan ut1
Home / LAHAT / Kecamatan Kota Lahat / UKW GAGAL, DISKOMINPO LAHAT MINTA MAAF

UKW GAGAL, DISKOMINPO LAHAT MINTA MAAF

Author : Ishak Nasroni

LAHAT, LhL – Seperti telah diberitakan beberapa waktu lalu, bahwa Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang tergabung dalam Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Lahat, yang rencananya akan digelar Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Lahat, terancam gagal. Seiring waktu, UKW yang telah dijadualkan pada tanggal 25-26 November 2017 lalu tersebut, memang tidak terlaksana alias gagal total.

Atas gagalnya UKW itu, hari ini, Senin (27/11/17) pihak Diskominfo menyatakan permintaan maafnya kepada jajaran pengurus dan anggota PWI Lahat dan Sumsel.

“Atas kekeliruan ini, saya selaku Kepala Diskominfo Kabupaten Lahat minta maaf pada pengurus dan anggota PWI”, demikian permintaan maaf H. Aguatiar selaku Kadiskominfo di hadapan Ketua PWI Lahat, Senin sore di ruang kerjanya, didampingi salah satu Kabidnya, Wawan Ismawan, S. Hut.

Dikatakan Agustiar, kegagalan UKW ini disebabkan karena adanya kesalahan tehnik dalam penyusunan Rencana Anggaran Biaya (RAB) saat pengajuan anggaran.

“Pertama tentang honor narasumber yang berdasarkan aturan tidak boleh lebih dari 1 juta perorang, sedangkan narasumber yang notabenenya adalah penguji dari PWI Pusat, itu minta 1 orang penguji 3 juta. Lalu jumlah peserta yang tertera di RAB itu sebanyak 56 wartawan, sementara jumlah anggota PWI Lahat tidak mencapai 50 orang. Kami bingung harus bagaimana cara menyusun SPJnya nanti, karena tidak singkron antara dana yang tersedia dengan kebutuhan pelaksanaan UKW”, jelasnya via telepon.

Baca Juga  Wabup Lahat Hadiri Pembukaan Fasion Show Batik dan Perancangan Busana Tahun 2020

Kendati gagal, namun Agustiar menyebut bahwa tahun depan pihaknya akan mengajukan kembali anggaran untuk UKW dalam peningkatan sumberdaya manusia (Wartawan) yang tergabung di PWI Lahat.

“InayaAllah, awal tahun 2018 akan terlaksana”, tawar Agustiar.

Karena anggaran untuk peningkatan SDM tersebut sudah terpakai kisaran 28 juta untuk biaya keberangkatan pegawai Diskominfo ke PWI Pusat, guna koordinasi terkait UKW itu. Maka ketika disoal tentang keberadaan dana yang gagal terpakai, Agustiar mengaku akan mengembalikan uangnya ke BKD Lahat alias ke kas negara.

“Karena UKW gagal, uangnya sudah kita kembalikan ke negara”, imbuh Agustiar.

Sementara Ketua PWI Sumsel H. Oktap Riyadi, SH sangat menyesalkan atas gagalnya UKW Lahat 2017 ini. Terlebih lagi pihak Diskominfo tidak melakukan koordinasi terlebih dahulu dengan PWI daerah selaku tuan rumah.

“Coba kalau komunikasi dulu dengan pengurus PWI Daerah, sudah tentu Diskominfo akan mengetahui bagaimana proses penyelenggaraan UKW beserta kebutuhan anggarannya. Dan bisa dijamin, UKW itu akan sukses”, tutur Oktap menyayangkan.

Ironisnya lagi, lanjut mantan Pimpinan koran Palpos ini, pihak Diskominfo memakai anggaran itu hingga 28 juta hanya sekedar untuk melakukan koordinasi dengan PWI Pusat, sehingga anggaran tersebut sudah berkurang hampir 35 persen.

Baca Juga  H. ASWARI RIVA'I : "PERENCANAAN DAN EVALUASI YANG BENAR, AKAN HASILKAN PEMBANGUNAN YANG BAIK"

“Alangkah hebatnya ongkos PP ke Jakarta itu mencapai 28 juta untuk 3 orang. Lagian kalau memang mau gelar UKW, kan koordinasi dulu dengan pengurus PWI Daerah. Untuk ke PWI Pusat bisa koordinasi via telepon saja, dengan tidak menggunakan anggaran yang dajukan. Udah gujuk gujuk datang ke Jakarta tanpa koordinasi, UKWnya gagal lagi”, keluhnya.

Ke depan, tambah Oktap, PWI Sumsel berharap tidak ada lagi pihak pihak yang ingin mengadakan UKW melalui lembaga organisasi ini di Sumsel, jika tidak melakukan koordinasi terlebih dahulu. Apalagi oknum yang melayani saat koordinasi di PWI Pusat, itu bukan pengurus inti atau tenaga penguji.

“Di PWI Pusat itu ada Direktur UKW, maka di situlah tempat yang tepat untuk berbicara tentang UKW. Atau, hubungi dulu pengurus PWI Daerah”, tegas Oktap.

Terkait pengakuan pengembalian anggaran peningkatan SDM (UKW Wartawan) ke negara yang diutarakan Agustiar, pengusrus PWI Lahat akan mempertanyakan kebenarannya ke sejumlah pihak yang berkompeten.

“Ini untuk kepentingan organisaai kami juga, karena jika anggaran itu tidak terserap, maka dikhawatirkan akan ada lagi kegagalan serupa”, cetus Ketua PWI Lahat, Safudin, SH usai menemui Agustiar.

Editor : Zadi. Baca berita sebelumnya :

TAK KOORDINASI, UKW LAHAT TERANCAM GAGAL

Check Also

“SATU SERAGAM SEJUTA HARAPAN” MENJADI TAJUK PROGRAM BANTUAN PT MIP ADARO ENEGRY

Author : Jang LAHAT, LhL – Bupati Lahat Bursah Zarnubi, SE, bersama PT. Mustika Indah …

SMM Panel

APK

Jasa SEO