Author : Repi Black
PAGARALAM, LhL – Dari 21 peserta yang ikut Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang diselenggarakan Pemkot Pagaralam bekerjasama dengan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Pagaralam, 19 di antaranya dinyatakan kompeten.
“Ruhnya wartawan adalah kode etik jurnalistik”, ujar direktur UKW, PWI, Usman Yatim saat penutupan UKW Wartawan di Pagaralam, Sabtu (11/11/17).

Dikatakannya, hasil UKW PWI Pagaralam sangat membanggakan, dari 21 yang ikut 19 lulus. Menurut dia, UKW amat penting bagi seorang jurnalist dalam melaksanakan tugas jurnalistiknya.
“Hal ini mengingat corak dan ragam wartawan yang asli terlihat setelah di UKW jelas akan ada perbedaan. Apalagi dengan yang hanya ngaku ngaku wartawan” sindirnya .
Pada kesempatan yang sama ketua PWI Propinsi Sumsel H. Oktaf Riady, SH menambahkan, bagi wartawan yang sudah lulus UKW tentunya ada nilai tambah tersendiri dimata nara sumber, apalagi yang namanya dunia wartawan selalu dinamis dan berkembang.
“Bagi yang tidak mau belajar, lambat laun akan tersisih mengikuti seleksi alam.”urainya.
Dilanjutkan Oktaf, setelah melewati UKW tentu harus ada perubahan seorang wartawan, baik dari penulisan, kemasan, ilmu bahkan mungkin bahasa yang digunakan dalam tulisan.
“Pokoknya salut buat PWI Pagaralam dan juga terimakasih kepada Pemkot Pagaralam yang telah memfasilitasi pelaksanaan UKW.” ucapnya.
Sementara Plt. Kadis Kominfo Pagaralam, Heri Mulyono menyatakan, dengan telah adanya UKW maka akan muncul wartawan yang lebih membanggakan di Pagaralam, digarapnya kegiatan ini sesuai dengan keinginan dan janji Walikota beberapa waktu lalu.
“Bagi yang belum ikut UKW, hendaknya menggunakan kesempatan dilain waktu”, harapnya.
Menurut Heri, hubungan antara Pemkot Pagaralam dengan wartawan di Pagaralam cukup harmonis.
“Kalau ada benturan sedikit dalam pemberitaan itu masih dapat dimengerti dan dimaklumi”, tutupnya
Acara UKW yang santai namun berkeringat dingin ini, ditutup dengan foto bareng antara penguji dengan yang diuji.
Editor : Zadi
Lahat Hotline






