Author : Riadi
EMPAT LAWANG, LhL – Kesemrautan lokasi parkir atau ngetren sebagian angkutan umum jurusan Tebing Tinggi-Saling dan Kota Lubuk Linggau, Lagi lagi menimbulkan masalah. Pasalnya banyak kendaraan angkutan umum ke jurusan tersebut yang parkir atau ngetem di pasar Tebing Tinggi tepatnya di depan jembatan Pulo Markas Polisi Resort (Mapolres) Empat Lawang.
Terlihat di sepanjang jalan pasar Tebing Tinggi sepertinya tidak mengindahkah peraturan dan himbauan dari Dinas perhubungan, ataupun memang kurangnya sosialisasi dan penertiban yang dilakukan oleh Dinas Perhubungan Kabupaten Empat Lawang.
Selain itu para sopir angkutan umum juga masih banyak menerobos rambu-rambu lalu lintas, seperti tanda angkutan umum bahwa tidak boleh melintas atau masuk pasar di mulai dari jam 07.00 Wib sampai pukul 16.00 Wib yang terpampang di plang pinggir jalan.
Badrun (46) Salah satu sopir angkutan umum, ketika dibincangi dilokasi ngetem mengatakan, bahwa ia dan rekannya yang lain sesama sopir sudah lama biasa ngetem di pasar. Bahkan menurut Badrun dengan ngetem di pasar ia lebih banyak mendapatkan penumpang dibandingkan di tempat lainnya.
“Kami sudah lama mencari penumpang di sini, dan kami juga sudah terbiasa ngetem cari penumpang disini,” katanya.
Mengenai himbauan aturan yang sudah ditetapkan Badrun dengan lugas menjawab bahwa ia sudah tau tentang peraturan itu, namun seakan tidak ada pilihan lain, mereka seakan memaksakan diri untuk mencari penumpang disana.
“Selain itu kita tidak diberikan tempat khusus, semacam terminal tempat kami ngetem,” tuturnya.
Sementara Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Empat Lawang Rapani melalui Kepala Bidang (Kabid) lalulintas dan Angkutan Umum Dinas Perhubungan Empat Lawang Musirman ketika dibincangi Usai Apel Gelar Pasukan Ops Zebra Musi menyampaikan, bahwa semua angkutan umum sudah dihimbau untuk tidak ngetem di pasar sebelum batas waktu yang sudah ditentukan.
“Kita sudah sering menghimbau, namun masih juga ada anggkutan umum yang membandel seperti itu. Bahkan untuk rambu-rambu juga sudah kita pasang,” pungkasnya.
Editor : Zadi
Lahat Hotline





