Author : Akbar/Epin

Petugas bersama barang bukti, saat menggerebek ladang ganja, di kawasan Bukit Sumur Tinggi, Desa Tanjung Alam, Kecamatan Lintang Kanan, Kabupaten Empatlawang, (Photo : Polsek Lintang Kanan)
————————————————————-
EMPATLAWANG, LhL – Kendati sudah beberapakali ditangkap dan disanksi oleh aparat penegak hukum, namun terjadi lagi untuk kesekian kalinya, Ladang Ganja di Kabupaten Empatlawang berhasil digerebek oleh aparat BNN dan aparat kepolisian.
Penggerbekan kali ini di areal sekitar Bukit Sumur Tinggi, Desa Tanjung Alam, Kecamatan Lintang Kanan, Kabupaten Empatlawang, yang digerebek petugas gabungan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Empatlawang dan BNN Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), yang juga dijaga pengawalan ketat anggota Polres Empatlawang, Kamis dini hari (19/10) sekitar jam 1.30 WIB (Tadi malam).

Petugas dalam penggerbekan tersebut, berhasil mengamankan Barang Bukti (BB) berupa 127 batang ganja siap panen dan juga seorang pria yang diduga pemilik ladang ganja, inisial M (45) tercatat sebagai warga setempat.

Penggerebekan ini dibenarkan oleh Kepala BNN Empatlawang, AKBP H Amancik Marzuki. Menurutnya, saat ini tersangka satu orang yang diduga pemilik ladang ganja, sudah diamankan di kantor BNN Empatlawang, untuk diproses sesuai dengan hukum yang berlaku.
“Ada barang bukti juga yang berhasil kami amankan. Saat dilakukan penggerebekan, tidak ada provokasi warga, berkat pendekatan yang baik dari anggota,” jelas Amancik.
Hingga berita ditayangkan, belum dapat diketahui secara rinci seberapa luas lahan tempat M. menekuni bisnis haramnya dan berapakah jumlah berat, jika BB lainnya ada yang ditemukan.
Sementara Kapolres Empatlawang AKBP Bayu membenarkan adanya ungkap kasus penanaman ganja di wilayah hukum Polres Empatlawang tersebut. Dikatakan Bayu untuk posisi Tempat Kejadian Peristiwa (TKP) adalah di daerah perbukitan yang sangat sulit dijangkau.
“Untuk luasnya saya kurang paham, kita bekerjasama dengan anggota BNN dan TNI. Kalau dari jumlah gak sampai kayaknya satu hektar,” bebernya.
Dijelaskan Bayu, untuk mengelabui petugas, memang bermacam trik dilakukan oleh penanam ganja tersebut.
“Iya, nggak ganja semua. Dari info yang saya dapat dari anggota di sana ada kebun sahang. Karena saya tidak langsung naik,” pungkasnya.
Editor : Zadi
Lahat Hotline





