Author : Riadi
LAHAT, LhL – Empat tahun sudah, bangunan Pasar Tradisional Mandiri (PTM) Pasar Bawah yang dibangun diareal kangkungan yang lebih populer dengan sebutan pasar kangkungan, yang sebenarnya merupakan pasar daging yang berada di wilayah Pasar Bawah, kini selain terbengkalai sia sia, tidak ada upaya kreatif Pemerintah Kabupaten Lahat untuk membenahi atau mengalihfungsikan pasar ini.
Bangunan yang dibuat atas kerjasama Kementerian perdagangan RI dengan Pemkab Lahat, melalui dana tugas pembantuan tahun 2013 ini sekarang terkesan tak berfungi.
Pantauan dilapangan, Rabu (06/12), fasilitas yang ada di Iokasi seperti lemari penyimpanan yang terbuat dari kayu nampak sudah mulai rusak. Bahkan terkesan dibiarkan saja. Sehingga mengundang sejumlah pertanyaan di masyarakat.
Menurut seorang warga setempat, Chan (red, nama panggilan) mengatakan, pasar tersebut tidak ada aktivitas perdagangan sama sekali, terbengkalai begitu saja, dan seakan tidak ada upaya untuk memberdayakan atau mengalihfungsikan bangunan milyaran tersebut.
“Bangunan pasar ini cuma jadi pajangan, percuma dibangun kalo dak dipakai, padahal kalo ado yang jualan pasti bakal rame jugo, tapi memang butuh waktu dan campur tangan Pemerintah Kabupaten Lahat” katanya.
Ia menyebut, tidak sedikit anggaran dan biaya yang telah dikeluarkan oleh Kementerian Perdagangan RI dan Pemkab Lahat untuk membuat bangunan pasar bawah, Saat ini bangunan pasar tersebut, hanya menunggu kapan akan dioperasikan sesuai fungsinya.
“Duit milyaran harus tecogok sia sia bae, diharapkan dinas perdagangan Biso lebih kreatif, Makmano caronyo pasar ini pacak ado wong bejualan dan rame,” tukasnya.
Editor : Zadi
Lahat Hotline






