banner owner
utl
bijak
iklan ut
hd
iklan ut1
Home / REGIONAL / PAGAR ALAM / PETANI SALAK DEMPO HARAPKAN SALAK DARI LUAR TAK MASUK PAGARALAM

PETANI SALAK DEMPO HARAPKAN SALAK DARI LUAR TAK MASUK PAGARALAM

Author : Ivi Hamzah

PAGAR ALAM, LhL – Sejak dibukanya perkebunan salak 9 tahun silam di kaki Gunung Dempo oleh masyarakat setempat, para petani salak berharap agar salak dari pulau Jawa tidak masuk lagi ke Kota Pagaralam. Harapan ini seperti yang diungkapkan oleh beberapa petani tersebut, hari ini Kamis (24/8).

Teguh, salah seorang warga yang sudah lama menggeluti profesinya sebagai petani salak di Pagaralam ini,  mengisahkan keluhannya mengenai pemasaran buah salak. Menurut dia, harapan dari petani salak di Pagaralam, salak yang dari pulau Jawa agar tidak masuk lagi ke Kota Pagaralam, karena salak Gunung Dempo sudah mampu memenuhi permintaan konsumen.

Baca Juga  POLRES PAGARALAM GELAR RAHMADHANIYAH

“Harapan kami, salak dari pulau jawa agar tidak masuk ke sini, supaya petani salak lokal diuntungkan,” tegas Teguh saat dibincangi awak media Lahathotline.com yang telah berhasil menemui dan wawancara di kebun miliknya.

Masih kata Teguh, petani salak yang ada di Pagaralam berjumlah 40 orang, yang tergabung dalam paguyuban petani salak.

“Kami berharap pada Pemerintah untuk dapat membantu pemasaran salak Gunung Dempo, karena kendala kami di pemasaran. Apalagi saat tiba waktu panen, kami sangat keteteran, mau dipanen belum ada pembeli,  nggak dipanen buahnya busuk,” keluh ayah dua anak ini.

Baca Juga  Warga Kecamatan Dempo Utara Mendadak Geger Atas Penemuan Sesosok Mayat Mr X.

Sekedar informasi, bahwa areal perkebunan Salak Dempo ini terletak di kaki Gunung Dempo. Keberadaannya pun sangat diminati oleh masyarakat, selain buahnya yang renyah dan manis, kebun salak ini menjadi tujuan objek wisatawan ke Kota Pagaralam.

Seperti yang dikisahkan oleh Andi, salah satu pembeli dari Kota Lahat yang sengaja datang ke Pagaralam untuk berwisata sembari mengunjungi kebun salak dempo tersebut. Dia mengaku, jika mbelum beli salak dempo ini belum merasa tiba di Kota Pagaralam.

“Yo kak, mangke terase sampai nian di Pagaralam ni, kalu lah beli salak langsung ke kebunnya,” akunya.

Editor : Zadi

Check Also

Program PTSL di Desa Pulau Panggung Lahat Disorot, Warga Keluhkan Pungutan Rp500 Ribu Per Sertifikat

Author : Toni Ramadhani PAJAR BULAN, LhL – Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) yang …

SMM Panel

APK

Jasa SEO