Author : Darmawan
LAHAT, LhL – Belum lekang dalam ingatan kasus OTT (Operasi Tangkap Tangan) atas tindakan Pungutan liar (Pungli) yang menimpa Kades Manggul berinisial PP, beberapa bulan lalu.
Kali ini Satuan Reskrim Polres Lahat dalam pimpinan langsung AKP Ginanjar SIK, hari ini Selasa (24/07) sekira pukul 11.30 wib mendapat langsung laporan dari masyarakat, tentang adanya tindakan curang, yang dilakukan oleh Dinas Kependudukan dan pencatatan sipil (Disdukcapil) Kabupaten Lahat.
Bersama tim sapu bersih (Saber) pungli anggota Polres Lahat para petugas ini, langsung mengamankan puluhan karyawan catatan sipil yang diduga melakukan pungli serta sejumlah barang bukti.
Pantauan pewarta, nampak beberapa pegawai begitu terkejut akan kedatangan tim saber pungli ini. Bahkan setelah dilakukan penggeledahan didapati sejumlah uang yang kuat diduga hasil pungli atas jasa kepengurusan berkas data warga.
Kapolres Lahat, AKBP Roby Karya Adi, SIK melalui Kasat Reskrim AKP Ginanjar, SIK menyebutkan, bahwa pihaknya memang telah melakukan OTT di dinas dimaksud. Hanya saja kata dia, untuk kepentingan penyidikan nama nama terduga dalam kasus ini belum bisa sepenuhnya dipublis.
“Untuk saat ini kita masih mendalami kronologi praktik punglinya dan melakukan pemeriksaan terhadap para terduga. Yang jelas dalam satu ruangan itu akan kita bawa ke Polres dulu. Bahkan ada seorang diantaranya yang kita dapati uang berbagai pecahan rupiah dalam jumlah yang cukup banyak”, terang Ginanjar.
Hebatnya lagi, penangkapan ini merupakan hasil dari upaya under cover (Penyamaran) Kasat Reskrim, AKP Ginanjar, SIk bersama timnya di kantor Disdukcapil Lahat.
“Saya sempat perhatikan dari aktivitas disana ada yang janggal, karena tidak sesuai alur dan prosedur layanan yang ada”, ungkap Ginanjar.
Editor : Yadi
Lahat Hotline





