Author : REPI BLACK
PAGAR ALAM, LhL – Pasca Idul Fitri yang dirayakan beberapa minggu lalu, harga ayam Pramuka atau dikenal juga ayam negeri mengalami peeningkatan tajam. Jika sebelumnya harga ayam merah (pramuka) masih di kisaran Rp.38.000 per ekor kini naik menjadi Rp.48.000.
Terpantau di lapangan, hal ini disinyalir merupakan pengaruh dari banyaknya kebutuhan warga yang menggelar hajatan di wilayah Kota Pagaralam. Hampir di setiap pelosok kota Pagaralam terpasang tenda sebagai tanda adanya hajatan, bahkan tidak jarang dalam satu desa berdiri tiga sampai empat buah tenda. Kondisi.m ini berpengaruh dengan harga ayam pramuka, yang mana memang sudah menjadi tradisi, membawakan ayam ke hajatan sebagai buah tangan bagi kerabat atau keluarga yang akan menghadiri pernikahan atau persekahan yang lazim dilakukan pada H-1 atau H-2 sebelum hajatan dimulai.
Salah seorang pedagang ayam, Amin, saat dibintangi pewarna, Minggu (16/07) mengatakan, harga ayam memang mengalami kenaikan sekitar Rp.10.000 per ekor. “Harga jual kami disesuaikan dengan harga yang dipatok oleh agent,” jelasnya.
Dilanjutkan dia, beberapa hari setelah lebaran, terjadi peningkatan permintaan dari masyarakat yang rata rata ingin melangsungkan hajatan. “Banyak yang sedekah, harga meningkat sesuai dengan permintaan,” ungkapnya disela sela melayani konsumen.
Editor : YADI
Lahat Hotline






