Author : RIADI
EMPAT LAWANG, LhL – Jembatan Kuning adalah salah satu ikon yang cukup dibanggakan oleh masyarakat Kabupaten Empat Lawang, kerap kali di lokasi jembatan ini digelar berbagai macam event baik skala nasional maupun international. Namun sangat disayangkan jembatan yang cukup terkenal ini, memiliki sebuah taman yang diberi nama Taman Musi II yang terletak persis di bawah Jembatan Kuning Kota Tebing Tinggi ini, kini kondisinya sangat memperihatinkan dan terkesan terbengkalai.
Di lokasi, terlihat kondisi taman di bawah jembatan ini, kondisinya tak terurus terkesan terbengkalai,nyaris sebagian besar dinding temboknya dipenuhi dengan coretan-coretan tangan jahil tak bertanggung jawab, Minggu (16/07)
Selain itu beberapa bagian kursi yang terbuat dari cor semen, terlihat tak layak untuk diduduki lagi dan pada tribun sudah kehilangan atapnya, sementara rerumputan liar kian menjalar kesetiap sudut taman ini.
Taman yang menyediakan beberapa fasilitas bermain bagi anak-anak ini antara lain kursi dan ayunan yang terbuat dari besi, telah mengalami kerusakan pada beberapa bagian dan dikhawatirkan akan mencelakakan bagi penggunanya.
Informasi yang diperoleh, pembangunan Taman yang menghabiskan dana lebih kurang 1,3 milyar ini terkesan tak ada perawatan dan dibiarkan apa adanya.
Ebok salah satu warga Tebing Tinggi yang sedang berkunjung di taman ini, merasa prihatin dengan kondisi Taman yang dibangun dengan uang negara yang tidak sedikit ini, mirisnya lagi padahal di lokasi ini sering digelarnya berbagai event besar.
“Ya sangat disayangkan, padahal Taman ini salah satu Ikon kabupaten kita, tapi tidak ditata dengan bagus, terkesan terbengkalai,” kata Ebok.
Sementara Cardo salah satu pengunjung Taman Musi II ini. ia sangat prihatin melihatdengan kondisi taman itu, baginya jika saja aset ini dikelola dengan bagus oleh instansi yang terkait, mungkin bisa menambah PAD untuk kabupaten ini.
“Miris sekali, padahal inikan salah satu Aset kabupaten Empat Lawang, mestinya kalau dikelola dengan baik, mungkin bisa menambah inkam PAD,” ungkapanya.
Cardo berharap, kiranya taman ini dijaga dan dirawat kebersihannya, sebab sangat disayangkan aset sebagus ini dibangun tanpa adanya perawatan.
“Sayang mas keberadaan objek wisata dipusat kota seperti ini keadaannya, lihatlah tak ada tong sampah apalagi WC umum,” tukasnya.
Editor : YADI
Lahat Hotline





