PAGAR GUNUNG, LhL – Ternyata sebagian petani yang berada di Kecamatan Pagar Gunung memiliki cara tersendiri dalam proses pembajakan sawahnya, proses yang dilakukan sebelum proses penanaman padi ini pun terlihat cukup unik., dimana ada beberapa tahapan lagi yang harus dilakukan setelah lahan persawahan di bajak menggunakan traktor, senin (14/11/2016).
pengelolaan sawah di lakukan oleh petani dengan peralatan sedarhana, proses mencangkul setelah dibajak ini dilakukan oleh ibu-ibu dengan jumlah 6 (enam) orang, dan dikerjakan secara gotong royong sehingga tidak ada ketertinggalan dalam pengelolaan ini.
Rusmala (35) salah satu warga yang ikut mencangkul di sawah mengatakan, pengelolaan ini tanpa ada halangan hingga panen, pengelolaan ini tahap ke dua setelah dibajak dengan traktor, tahap ini di sebut dengan tebat pelang (menyangkal petak per petak lahan persawahan yang sudah di bajak), dan masih ada proses selanjutnya.
“Kami berharap panennya nanti dapat hasil yang memuaskan,” katanya saat dibincangi lahathotline.
Selain itu dia juga sangat berharap dalan proses melakukan pekerjaan mencangkul sawah tersebut bisa aman dan terkendali.
“Saya mengharapkan proses ini berjalan dengan lancar dari proses awal ini hingga panen nanti,” harapnya.
Naskah / Photo (Rian)
Editor (Yadi)
Lahat Hotline





