Home / Umum / DANA 1 M LUDES, WARGA BUMI AGUNG MASIH “MENJERIT” KEKURANGAN AIR BERSIH

DANA 1 M LUDES, WARGA BUMI AGUNG MASIH “MENJERIT” KEKURANGAN AIR BERSIH

PAGARALAM, LhL – Warga di 12 rukun tetangga (RT) di Kelurahan Bumi Agung, Kecamatan Dempo Utara resah dan menjerit. Pasalnya aliran air bersih ke rumah warga tidak lagi mengalir. Padahal proyek P2KP ini Baru selesai dalam hitungan bulan dan menelan dana Rp. 1 miliyar.

 

IMG-20160825-WA0013

Ketua RT 08, Misdi, kepada wartawan Rabu, (24/08) menjelaskan. dirinya selaku masyarakat sangat kecewa dengan hasil pekerjaan P2KP di wilayah ini, karena kesediaan kebutuhan air bersih tidak terpenuhi. Dari 27 bak pembagi dan 1 bak induk serta 7 kran cecep, semuanya kosong tidak ada airnya. “Untuk kebutuhan air, terpaksa menampung aliran sungai dari Desa Gunung Agung dan dialirkan ke rumah penduduk. “jelasnya.

Faktanya, apa saja yang dikerjakan oleh Lembaga Keswadayaan Masyarakat (LKM) dan kelompok swadaya masyarakat (KSM) yang digadang gadangkan dalam penyediaan air bersih, ternyata isapan jempol belaka. “Kalau saja tetap mengalir, meski hanya sebesar lidi korek. Kan bisa dibagi untuk kebutuhan masyarakat, nah kalau tidak mengalir sama sekali tentunya jadi persoalan dan pertanyaan yang besar, mengingat dananya tidak sedikit, Rp. 1 M,” mas (wartawan_red), imbuhnya.

Baca Juga  Truck Terguling Timpa Pemotor, 2 Korban Tewas Seketika

Sementara pihak LKM sendiri, Bahrun saat dikonfirmasi beralasan tidak mengalirnya air dimungkinkan adanya kebocoran pada bak pembagi. “Kebocoran bak membuat air tidak mengalir. Kita Sudah membuat 1 bak.penampung 27 bak pembagi dan 7 bak cecep”, katanya.

Proyek yang mereka kerjakan menurut Bahrun, hanya untuk kebutuhan dan tersedianya air bersih dan bukan untuk kebutuhan Masak, Cuci dan Kakus (MCK) “Ya, hanya Sekedar kebutuhan air bersih,” urainya.

Baca Juga  ASWARI RIVAI NOBAR PERTANDINGAN SFC VS PSMS

Sedangkan Zipeni Amir, salah seorang anggota dewan dari komisi Tiga menyayangkan proyek air bersih yang dikerjakan oleh P2KP tersebut. “Kenapa dan ada apa dengan itu proyek, padahal dananya terbilang besar.”.ulasnya.

Selaku anggota Dewan, sekaligus masyarakat Bumi Agung dirinya sangat kecewa dengan proyek tersebut. Ia meminta aparat penegak hukum menindaklanjuti temuan ngadatnya aliran air untuk kebutuhan masyarakat Bumi Agung ini. “Harapan kita, ada tindak lanjut dari penegak hukum”, pungkasnya.

Pantauan wartawan di lokasi, nampak bak penampung pembagi dan bak cecep kosong dan tak berisi air. Begitu juga dengan pipa aliran ke rumah penduduk semuanya kosong melompong.

Photo/Naskah : (Repi Black )

Editor                : (UJANG, SP)

Check Also

SKK Migas – Medco E&P Bersinergi Dukung Ketersediaan Energi Nasional

Author : MTG MUBA, LhL – 15 Juli 2024 – Medco E & P Indonesia …

SMM Panel

APK

Jasa SEO