Author : Elan
PALEMBANG, LhL – Pemerintah Kota Palembang segera membentuk Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) dalam rangka memperluas akses keuangan bagi masyarakat khususnya sektor usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) sebagai bentuk pemulihan ekonomi di tengah pandemi Covid-19.
Wali Kota Palembang Harnojoyo mengatakan, peran semua pihak termasuk industri jasa keuangan diharapkan mampu mempercepat pemulihan ekonomi, terutama bagi sektor UMKM.
“Selama ini Pemkot Palembang telah membantu hampir 7 ribu UMKM kredit dengan tanpa bunga sejumlah Rp3 juta,” ujar Haronjoyo usai mengukuh TPAKD yang diketuai oleh Sekertaris Derah (Sekda) kota Palembang, Drs. Ratu Dewa, Rabu (23/6/2021).
Selain itu, orang nomor satu di Kota Palembang ini juga berupaya berkordinasi bersama Dirjen Pembendaharaan Sumatra Selatan untuk berkolaborasi di sektor pelatihan UMKM sebagai penompang kebangkitan ekonomi di Bumi Sriwijaya.
“Kami sangat menyambut baik dengan program ini, mudah-mudahan UMKM tidak hanya diberikan modal, tapi juga diberikan pelatihan buat usahanya nanti bisa lancar,” katanya.
Masih kata Harnojoyo, dengan dibentuknya TPAKD menjadi harapan baru untuk mendorong kemajuan sektor UMKM di Kota Palembang. “Dengan dibentuknya TPAKD di kota Palembang, bisa mamajukan UMKM lebih baik lagi,” pungkasnya.
Sementara Kepala Kantor Regional OJK Sumsel Untung Nugroho mengatakan, akses keuangan oleh penduduk Kota Palembang saat ini mencapai 75 persen. Maka dari itu, TPAKD akan mempercepat akses keuangan dan seluas mungkin masyarakat Kota Palembang mampu menjangkaunya.
“Karena biasanya jumlah yang sudah mengakses keuangan diukur dari jumlah penduduk yang punya rekening di Bank. Kenyataannya walau sudah punya rekening mau akses pembiayaan masih sulit. Jadi walaupun statistik menunjukkan banyak yang punya rekening, tapi akses pembiayaan perlu kita tingkatkan,” ujar Untung.
Editor : Ron
Lahat Hotline






