MERAPI TIMUR, LhL – Untuk mencegah penyakit kaki gajah (filariasis) pemerintah melakukan Pemberian obat pencegahan massal (POPM) sebab penyakit ini merupakan penyakit yang menular yang disebabkan oleh cacing filaria dan ditularkan oleh nyamuk, penyakit ini bersifat menahun (kronis) dan bila tidak mendapatkan pengobatan dapat menimbulkan cacat menetap berupa pembesaran kaki, lengan dan alat kelamin baik pada pria ataupun wanita.
Sumiati AMkeb mengatakan, penyakit kaki gajah ini pada umumnya banyak terdapat di wilayah tropis sebab saat ini penyakit kaki gajah (filariasis) masih menjadi endemi dan harus di cegah penularan dengan cara pemberian obat pencegahan massal (POPM) seperti yang dilakukan saat ini di lokasi Mushola Al-Hikmah Desa Arahan Kecamatan Merapi Timur.
“Melalui pemberian obat pencegahan massal (POPM) pemerintah bertekad mewujudkan indonesia bebas penyakit kaki gajah hal tersebut dilakukan melalui program Bulan Eliminasi Penyakit Kaki Gajah (BELKAGA) dimana setiap penduduk dikota ataupun kabupaten serentak melakukan program ini,” terangnya.
Disisi lain Sely AMkeb mengatakan, Pemberian Obat Pencegahan Massal (POPM) akan dilakukan serentak di Bulan Oktober diseluruh wilayah Kota atau Kabupaten untuk pencegahan penyakit kaki gajah, Pemberian obat tersebut dilakukan minimal satu tahun sekali selama lima tahun berturut-turut.
“Dengan cara meminum obat yang diberikan oleh petugas tersebut banyak manfaatnya yang didapatkan seperti obat akan mematikan cacing filaria yang dapat memicu penyakit kaki gajah, selain itu obat tersebut dapat juga memberantas cacing yang ada didalam perut seperti cacing gelang, cacing tambang, cacing cambuk dan cacing premi,” terangnya.
Naskah / Photo (Iin)
Lahat Hotline






