Author : Ivi Hamzah
TANJUNG TEBAT, LhL – Untuk menyatakan bentuk kepeduliannya terhadap korban kebakaran di Desa Air Dingin Baru Kecamatan Tanjung Tebat Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan, PT Supreme Energi Rantau Dedap (SERD), hari ini Rabu (3-3-2021) menyerahkan bantuan langsung kepada korban kebakaran tersebut. Bantuan sembako seperti Indomie, telur, beras, minyak sayur, gula pasir, tepung terigu, dan uang tunai ini diserahkan oleh Frengky manager PT SERD melalui Ass Eksternal Relationship Onika, didampingi Babinsa Koramil 405/09/ Kota Agung Serda Harlin Hadi, dan Kepala Desa Air Dingin Baru Metro Koprawi.
Dikatakan Frengky Manajer PT SERD, melalui Onika kepada korban kebakaran, sebelum menyerahkan bantuan mengucapkan permohonan maaf atas baru terlaksananya penyerahan bantuan ini, dikarenakan hampir satu bulan aktifitas dan seluruh karyawan PT SERD libur akibat adanya karyawan yang terpapar covid-19. Oleh karena itu penyerahan bantuan baru bisa dilaksanakan pada hari ini. Dan dengan adanya musibah kebakaran ini, seluruh segenap manajemen PT SERD turut berdukacita dan semoga keluarga korban kebakaran diberikan ketabahan dan kekuatan.
“Kami berharap semoga bantuan ini dapat bermanfaat bagi keluarga korban, dan mohon bantuan semoga musibah ini tidak terulang lagi,”ucap Onika sambil menyerahkan bantuan.
Selaku kepala desa, Metro Koprawi bersama keluarga korban kebakaran, saat menerima bantuan mengucapkan terimakasih kepada PT Supreme Energi Rantau Dedap yang telah memberikan bantuan sembakonya untuk keluarga korban kebakaran. Dengan adanya bantuan dari PT SERD ini, sudah sangat meringankan beban bagi keluarga korban kebakaran.
“Kami sangat berterimakasih kepada PT SERD yang telah menunjukkan kepeduliannya terhadap korban kebakaran, kita semua berharap semoga musibah ini tidak terulang lagi,”ucapnya.
Sebagai informasi, bahwa pada awal Februari lalu, 7 rumah ludes terbakar akibat terbaliknya mobil engkel dari Palembang menuju PT SERD. Mobil tersebut menimpa Pertamini pinggir jalan lalu menimbulkan percikan api sehingga membuat 7 rumah terbakar.
Editor : Ron
Lahat Hotline





