Author : Ganda Coy
LAHAT, LhL – Puluhan masa dari Forum Masyarakat Desa Gunung Kerto Kecamatan Kikim Timur Kabupaten Lahat, mengadakan aksi ke Kantor Inspektorat Kabupaten Lahat, guna menyuarakan terkait adanya pemalsuan Dokumen BPD Desa Gunung Kerto oleh Oknum Kepala Desa (Kades) dan Mark Up rehab pembangunan Jembatan Beton. Senin (25/8).
Aksi masa berkumpul di titik kumpul di depan Poskesmas Bandar Jaya Lahat, menuju Kantor Inspektorat Kabupaten Lahat dengan berjalan kaki, langsung berorasi di depan Kantor Inspektorat dengan membawa spanduk- spanduk dengan tulisan tuntutan mereka.
Dalam orasinya yang dikatakan oleh Koordinator aksi Risdianto, mengatakan meminta kepada pihak Inspektorat Lahat untuk segara menindak lanjuti surat pengaduan, BPD Gunung Karto dan FMGK yang telah dilimpahkan Kejaksaan Kabupaten Lahat kepada Inspektorat Kabupaten Lahat pada tanggal 29 Juli 2020 terkait adanya pemalsuan dokumen BPD Desa Gunung Karto oleh Kepala Desa dan Mark Up rehab pembangunan jembatan beton.
“Kami Rakyat menginginkan pejabat yang melayani bukan pejabat yang melebihi lintah darat. Makan uang rakyat, munafik dan seraka, ” tegasnya.
Sementara Iskandar Dinita Seketaris Desa Gunung Kerto, mengatakan hidup masyarakat Gunung Kerto, Masyarakat Gunung Kerto sudah sudah berjalan sesuai dengan kolidor yang ada, walaupun banyak dari masyarakat banyak Buruh Tani jangan anggap bodoh masyarakat.
“Saya selaku Seketrais Desa Gunung Kerto langsung terun langsung turun untuk menyelesaika permasalahan ini, kami sudah sabar. Kami minta kepda Bapak di Insfiktorat jagan makan ngopi di kantor, karna Bapak di Kantor di biyayai oleh Negara untuk melayani masyarakat, kami yakin masih ada penegak hukum yang adil, apabila tidak ada tunggula hukum allah yang datang, ” pintanya.
Sementara Kepala Inspektorat Lahat, Yunisar Rahman, langsung menemui massa pengunjuk rasa sembari mengklarifikasi apa yang disampaikan para orator.
“Terima kasih sudah hadir di Inspektorat dengan aksi damai. Ini merupakan bentuk kontrol sosial dan menjadi hak warga negara. Terkait tuntutan kawan-kawan FMGK kami kemarin sudah mengeluarkan surat perintah untuk tim kami agar melakukan pemeriksaan ke Gunung Kerto pada hari ini. Jadi meski tanpa ada unjuk rasa memang kita sudah jadwalkan hari ini ke Gunung Kerto,” himpalnya.
Sesuai dengan apa yang disampaikan oleh Yunisar Rahman 6 orang tim Inspektorat melakukan keberangkatan ke Desa Gunung Kerto. Sementara, FMGK turut menyertai melakukan pengawalan pemeriksaan di desa mereka.
Editor : Ron
Lahat Hotline






