Untuk Penertiban Club-club Motor dan Mobil Yang Belum Terdaftar di IMI
Author : Ron
LAHAT, LhL – Pengurus Ikatan Motor Indonesia (IMI) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), baru-baru ini melayangkan surat ke Bupati dan Kapolres Lahat. Surat tersebut bertujuan agar pihak Pemkab dan Polres Lahat mengetahui bahwa IMI Sumsel akan mendata semua club-club motor dan mobil yang ada di Kabupaten Lahat, untuk ditertibkan.
Menurut Pengurus Kepala Bidang Roda Dua IMI Sumsel, Haristian alias Ican mengatakan, bahwa tujuan pihaknya tidak lain hanyalah untuk lebih menertertibkan.
“Alangkah baiknya seluruh club-club motor dan mobil atau komunitas outomotive terdaftar di IMI, karena sesuai dengan Undang Undang nomor 3 Tahun 2005 tentang sistem keolahragaan nasional seluruh kegiatan outomotive. Baik itu event kejuaraan, kontes atau bakti sosial harus mendapatkan rekomendasi dari IMI”, urai Ican.
Selanjutnya, sambung dia, Pengurus IMI akan merekomendasikan hanya untuk club dan komunitas yang sudah terdaftar dan masih aktif.
“Maka club-club yang sudah terdaftar itu, bisa ikut serta dalam seluruh kegiatan outomotive di Indonesia yang induk organisasinya adalah Ikatan Motor Indonesia”, tegas Ican.
Senada, salah satu Pengawas Lapangan dan Juri, Salman menambahkan, bahwa penertiban ini demi kebaikan para penggiat motor itu sendiri yang sering mengikuti even kejuaraan.
“Dengan tergabungnya di IMI, maka club-club motor mobil itu nantinya akan menjadi tempat koordinasi bagi pihak IMI dan pengurus clubnya, terutama terkait keikutsertaannya dalam setiap kejuaraan yang akan digelar”, kata Salman, Selasa (29/10/19).
Untuk itu, lanjut Salman, pihaknya mengimbau, supaya club-club motor dan mobil yang ada di kabupaten/kota di Sumsel, segera mendaptar ke IMI. Nantinya, setelah terdaftar, maka IMI akan memberikan Kartu Tanda Anggota KTA ke pengurus clubnya. Selain tanda sebagai Anggota IMI, kartu itu juga bisa difungsikan sebagai asuransi.
“Nah, untuk di Kabupaten Lahat ini cuma ada 3 club yang sudah terdaftar di IMI Sumsel, yaitu CBMS, Dangku Motor Sport dan CAT Sekance. Padahal kita perhatikan saat ada even, peserta lokalnya sangat banyak dari berbagai club. Sayangnya mereka ini belum terdaftar”, ungkap pemegang lisensi pengawas dan juri dari IMI Pusat ini.
Menyikapi langkah yang diambil oleh IMI Sumsel ini, salah satu pengurus club motor di Kabupaten Lahat, Andri mengaku menyambut baik penertiban itu. Menurut pria yang menahkodai Toms Speed Motor ini, pihaknya siap mendaftarkan clubnya ke IMI Sumsel.
“Jika memang itu keinginan IMI Sumsel, kita akan daftar demi ketertiban. Tapi, tentunya jika persyaratannya tidak begitu berat. Yang jelas kami siap, jika itu untuk kebaikan”, tutup Andri.
Editor : Ahmad
Lahat Hotline





