Author : Imam
MUARAENIM, LhL – Kabupaten Muaraenim, Sumatera Selatan terkenal dengan sumberdaya alamnya, khususnya di bidang energi, seperti tambang batubara hingga migas, sayangnya, selama sepuluh tahun, Desa Kepur, belum memiliki lampu jalan padahal desa ini masuk dalam kecamatan Muaraenim yang tidak jauh dari pusat kota.
Dikatakan Santi (24) warga Kepur kecewa dengan pemerintah yang mengabaikan keinginan masyarakat untuk memfasilitasi lampu jalan.
“Ini kan wajib pemerintah untuk memfasilitasi lampu jalan apalagi ibu didalam desa” ucapnya pada Lahathotline.com, Selasa (12/12/2017).
Senada dengan Agus, anggota karang taruna desa Kepur mengatakan sebagai organisasi kepemudaan sering membicarakan permasalahan tersebut bersama kepala desa, dan melaporkan ke pihak yang berwewenang, namun sampai saat ini belum ada tanggapan
“Ini sudah kami laporkan ke pihak kecamatan dan pihak pertambangan waktu kantor DISTAMBEN, namun sampai saat ini belum ada realisasinya” ujar Agus
Lanjut Agus sebenarnya pihak berwenang sudah sering melakukan survey, tapi sampai saat ini belum ada kejelasan. Sedangkan didaerah lain setiap tahun diperbaiki tapi kenapa di desa kepur seakan akan dianak tirikan untuk lampu penerangan jalan.
“Kami mohon kepada pemerintah jangan tutup telinga dengan keluhan masyarakat ini juga kewajiban bagi pemerintah” pungkasnya.
Saat di konfirmasi oleh Lahathotline Kepala Desa Kepur, mengatakan bahwa mereka sudah membuat proposal ke Kecamatan tapi sampai sekarang belum juga ada tanda tanda akan diperbaiki
Syerin Apriyadi Ketua Lembaga Suwadaya Muaraenim Berseri (LSM MERSI) seharusnya pihak terkait harus rutin turun langsung ke lapangan melihat desa atau kelurahan
“Ia, mereka pihak terkait ini seharusnya rutin turun kelapangan supaya tahu desa atau kelurahan mana yang belum ada lampu jalan dan juga yang lampunya tidak hidup lagi” pungkasnya.
Mirisnya lagi, meski terkenal dengan penghasil tambang batubara terbesar, di pusat kota saja seperti di wilayah Kopel Tangsi, jangankan lampu jalan, tiang listrik saja belum ada, khususnya di RT 04 Kelurahan Pasar Dua Muaraenim.
Edithor : Hafiz
Lahat Hotline





