Author : AZHARI
MUARA ENIM, LhL – Keberadaan proyek pembangunan Ipal Pembakaran di dekat kamar mayat RSUD Rabain Muara Enim, kian menimbulkan sejumlah pertanyaan di berbagai kalangan alias siluman atau bisa juga disebut proyek “Hantu”. Terutama tentang kegunaan dan sumber serta besaran pagu anggaran proyek tersebut. Pasalnya, di seputar proyek tersebut tidak didapati papan informasi proyek, namun disinyalir proyek ini merupakan kegiatan Dinkes Kabupaten Muara Enim.
Menurut Selamet, selaku kepala tukang yang berhasil dibincangi pada Senin,(16/10/17) dilokasi tersebut, dirinya tidak mengetahui secara fetail tentang proyek itu.
“Hanya yang kami tahu, pekerjaan itu untuk pembangunan Ipal pembakaran sampah rumah sakit RSUD Rabain. Kemarin juga ada tim Kejaksaan datang kesini, saya tidak tahu. Yang jelas kami dikirim oleh PT. Agung Jaya dari Jakarta untuk melaksanakan pekerjaan ini”, jelas Selamat pada pewarta.
Ketika dikonfirmasi langsung melalui Hp 0851###### Mansur yang merupakan salah seorang karyawan PT. Agung Jaya mengatakan, dirinya berada di Jakarta.
“Nanti akan diutus karyawan, untuk memantau sesekali pekerjaan tersebut”, ujarnya.
Pekerjaan itu, lanjut Mansur, adalah milik dinas kesehatan. Terkait belum adanya pemasangan papan nama proyek, Mansur berdalih takut salah memasangkannya.
“Ukurannya cukup besar, lagian kita tidak tahu mau pesan dimana”, terang Mansyur.
Hebatnya lagi, saat ditanya tentang berapa besaran pagu anggaran proyek tersebut..? Mansur yang merupakan karyawan PT Agung Jaya Jakarta, justru mengaku tidak mengetahui sumber dan besaran dana atas pekerjaan tersebut
“Ya, nanti kita minta tolong dengan dinas kesehatan tentang pemasangan papan informasi proyeknya. Termasuk mengenai sumber dana serta besarannya kami tidak tahu, saya hanya mengirim tenaga saja”, ucap Mansur.
Hingga berita ini ditayangkan, pihak media belum dapat memastikan kepada siapa sejatinya pibak yang berkompeten dikonfirmasi, serta bertanggung jawab atas pembangunan proyek yang tak jelas tersebut.
Editor : Zadi
Lahat Hotline





