Author : RIADI
EMPAT LAWANG, LhL – Naas dialami oleh DS (13), seorang pelajar SMP yang merupakan warga Desa Muara Saling Kecamatan Saling, Kabupaten Empat Lawang. Pasalnya ia terpaksa harus dilarikan ke Puskesmas terdekat setelah tertabrak Kereta Api Penumpang Jurusan Lubuk Linggau – Palembang dan sempat melompat ke dalam sungai Musi, Senin (07/08) sekira pukul 10.30 WIB. Beruntung nyawa korban masih bisa diselamatkan meskipun korban mengalami luka lecet di bagian kepala kanan dan bahu sebelah kiri karena terbentur badan kereta.
Hal tersebut disinyalir, lantaran beberapa minggu terakhir semakin banyak warga yang menyeberang menggunakan jembatan kereta tersebut. Itu dilakukan warga karena tidak ada jalur alternatif lain bagi pejalan kaki untuk menyeberang paska ditutupnya ejmbatan Musi yang memasuki masa peresapan.
Padahal sudah sempat diberitakan tentang desakan warga agar pihak terkait menutup akses pejalan kaki di jembatan rel kereta api pasca ditutupnya jembatan Musi I karena sedang dilakukan perehapan, kini ketakutan masyarakat tersebut benar-benar terjadi.
Informasi terhimpun, sekitar pukul 10.30, korban DS bersama teman-temannya hendak pulang dari sekolah melewati jembatan rel dikarenakan akses jembatan umum masih ditutup. Ketika melewati rel tiba-tiba kereta api dari arah Lubuk Linggau – Lahat melintas. Saat itu, teman-teman DS telah sampai di tiang penyangga jembatan, malang nasib DS yang saat itu masih berada di tengah jembatan sehingga ia tidak bisa menghindari kereta api dan tersenggol bagian badan kereta lalu jatuh ke Sungai Musi.
Herlina (42) seorang ibu rumah tangga warga Pasar Ulu Kelurahan Pasar Tebing Tinggi Kecamatan Tebing Tinggi Kabupaten Empat Lawang mengatakan, saat itu ia tengah memasak di dapur, tiba-tiba terdengar suara anak kecil meminta tolong. Saat ia keluar, ia melihat DS sudah berada di sungai dan meminta tolong karena tidak bisa berenang. Dengan sigap, ia beserta anaknya langsung terjun ke sungai dan menolong DS.
“Saya sempat kaget mas, saat keluar ada anak kecil minta tolong. Saya langsung ajak anak saya untuk menolong dengan terjun ke sungai,” kenang Herlina, Senin (07/08).
Setelah dibawa ke tepi sungai, polisi pun langsung tiba dan segera menindaklanjuti korban dengan membawa korban ke Puskesmas Tebing Tinggi untuk memberikan pertolongan intensif.
Sementara itu, Kasat Lantas Polres Empat Lawang, Akp Budi Harto membenarkan peristiwa tersebut, saat ini pihaknya sudah membawa korban ke Puskesmas dan menurunkan anggotanya untuk melakukan olah TKP.
“Kita sudah membawa korban ke puskesmas, korban merupakan siswa SMP yang saat itu hendak pulang dengan melintasi rel tersebut. Pihak keluarga korban pun sudah kita hubungi. Saat ini, kita lakukan olah TKP dan mengumpulkan informasi dari saksi-saksi,” tandsasnya.
Editor : YADI
Lahat Hotline





