Banner Juni
banner owner
utl
bijak
iklan ut
Banner pemprov Juni
iklan ut1
Screenshot_20260820_204927
Screenshot_20260820_204958
Home / Umum / Stok Pangan Muba 2026 Aman, Pemkab Perkuat Pasokan Lewat Kerja Sama Antar Daerah

Stok Pangan Muba 2026 Aman, Pemkab Perkuat Pasokan Lewat Kerja Sama Antar Daerah

Editor : RON

MUBA-LHL- Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin memastikan kondisi ketersediaan pangan tahun 2026 berada dalam status aman dan terkendali. Hal ini terungkap dalam Rapat Koordinasi dan Teknis Penyusunan Proyeksi Neraca Pangan Wilayah serta Neraca Bahan Makanan (NBM) yang digelar Dinas Ketahanan Pangan, di Ruang Rapat Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Muba, Kamis (23/4/2026).

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Ketahanan Pangan Apriadi Aziz SSos MSi menyampaikan, hasil proyeksi menunjukkan stok pangan pokok masih mencukupi kebutuhan masyarakat dalam beberapa bulan ke depan.

“Secara umum kondisi pangan kita aman. Namun tetap perlu langkah antisipatif agar stabilitas pasokan dan harga tetap terjaga,” ujarnya.

Baca Juga  SATLANTAS LAHAT TURLALIN PINTU MASUK PASAR SQUARE

Meski demikian, Pemkab Muba mengakui masih terdapat kesenjangan antara produksi lokal dan kebutuhan konsumsi pada sejumlah komoditas strategis, seperti beras, jagung, kedelai, cabai, bawang, daging, telur, gula, dan minyak goreng.

Untuk mengatasi hal tersebut, pemerintah daerah akan memperkuat Kerja Sama Antar Daerah (KAD) dengan mendatangkan pasokan dari wilayah produsen. Langkah ini dinilai penting untuk menjaga ketersediaan sekaligus memperkuat cadangan pangan daerah.

Selain itu, fluktuasi stok pada komoditas hortikultura juga menjadi perhatian serius. Pemkab akan melakukan mitigasi melalui penguatan cadangan pangan pemerintah guna mengantisipasi potensi gejolak pasokan dan harga di lapangan.

Baca Juga  BERSAMA FORKOPINDA LAHAT, BRI DAN BAZNAS BERIKAN BANTUAN SEMBAKO

Rakor ini juga menegaskan pentingnya data yang akurat dan kolaborasi lintas sektor dalam penyusunan proyeksi neraca pangan. Data tersebut akan menjadi dasar utama dalam perumusan kebijakan strategis pemerintah daerah.

“Sinergi semua pihak sangat dibutuhkan. Data yang akurat akan menghasilkan kebijakan yang tepat sasaran dan berdampak langsung bagi masyarakat,” tegasnya.

Dengan langkah ini, Pemkab Musi Banyuasin optimistis mampu menjaga stabilitas pangan serta mengendalikan inflasi daerah secara berkelanjutan.(Riki)

Check Also

Terkait Tewasnya Jukir, YLKI : Lalu Siapa yang Bertanggung Jawab.?

# BAPENDA Lahat Sebut Parkir Urusan Pihak Ketiga Author : Jang LAHAT, LhL – Pernyataan …

SMM Panel

APK

Jasa SEO