Author: Elan
PALEMBANG, LhL– Wali Kota Palembang, Ratu Dewa memberikan apresiasi tinggi atas keberhasilan Satresnarkoba Polrestabes Palembang dalam memusnahkan 8.282 gram sabu dan 70 butir pil ekstasi yang setara dengan menyelamatkan sekitar 66 ribu jiwa.
Kegiatan ini turut dihadiri Kapolda Sumsel, Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum, Kapolresta Palembang, Kombes Pol Sonny Mahar Budi Adityawan serta Wali Kota Palembang, Ratu Dewa.
Kapolresta Palembang, Kombes Pol Sonny Mahar Budi Adityawan menjelaskan jika dikonversikan berdasarkan asumsi satu gram sabu dapat digunakan oleh delapan orang, maka total barang bukti yang dimusnahkan setara dengan menyelamatkan sekitar 66 ribu jiwa dari potensi penyalahgunaan narkoba.
“Ini bukan hanya soal jumlah barang bukti, tetapi tentang berapa banyak generasi yang berhasil kita selamatkan,” tegasnya.
Selain sabu dan ekstasi, pengungkapan kali ini juga membongkar modus baru penyelundupan narkotika cair yang disimpan dalam cartridge rokok elektrik (vape).
Jenis tersebut disebut sebagai turunan ganja cair yang diduga berasal dari Malaysia dan dikabarkan diperjualbelikan secara bebas di negara asalnya.
Temuan ini menjadi perhatian serius aparat, mengingat metode penyamaran menggunakan perangkat rokok elektrik dinilai menyasar kalangan muda dan relatif sulit terdeteksi secara kasat mata.
Wali Kota Palembang, Ratu Dewa menyampaikan apresiasi atas kinerja Satresnarkoba Polrestabes Palembang.
Ia menyebut capaian tersebut sebagai prestasi besar di awal tahun 2026.
“Setidaknya di awal tahun ini, kurang lebih 66 ribu jiwa berhasil diselamatkan. Ini pencapaian luar biasa dan patut kita dukung bersama,” ujarnya.
Sebagai bentuk penghargaan, Ratu Dewa menyerahkan piagam apresiasi kepada jajaran Satresnarkoba Polrestabes Palembang, disaksikan langsung Kapolda Sumsel.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan agenda Safari Ramadan Kapolda Sumsel 2026, termasuk buka puasa bersama dan salat tarawih di Mapolrestabes Palembang. (*)
Editor” ron
Lahat Hotline


