banner owner
utl
bijak
iklan ut
hd
iklan ut1
Home / REGIONAL / MUSI BANYUASIN / Usai Digerebeg Polisi, Pria Lansia Dilarikan ke RSUD Sekayu

Usai Digerebeg Polisi, Pria Lansia Dilarikan ke RSUD Sekayu

Editor : Ron

MUBA, LhL – Sungguh sangat malang nasib Azwar (60) seorang pria lansia Warga Desa Lumpatan 2 kecamatan Sekayu Kabupaten Musi
Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan harus di larikan ke rumah sakit umum daerah (RSUD) Sekayu diduga dipukul oleh oknum polisi Polres Muba sampai lebam mengeluarkan darah dari kepala, telinga, hidung dan di kening.

Kejadian yang menimpa Azwar (60), berawal pada saat sejumlah oknum polisi tersebut mendapatkan informasi bahwa terduga korban Azwar (60) menyimpan Narkoba. Sehingga sejumlah oknum polisi melakukan penggerbakan pada Kamis (20/01/22) malam sekira pukul 19.30 bertempat di desa lumpatan 2 tepat di rumah Azuar terduga korban.

“Dalam penggeledahan oleh oknum polisi di rumah terduga korban,  ternyata tidak ditemukan barang bukti narkoba, dan diduga korban terlanjur kena pukul hingga kritis, dan harus dilarikan ke rumah sakit umum daerah (RSUD) Sekayu”.

Setelah dilarikan ke rumah sakit, pihak keluarga korban berdatangan menjenguk terduga korban dan melihat kondisi terduga korban masih belum sadarkan diri, karena luka yang dialaminya.

Sementara, Waroya istri dari Azwar saat dikonfirmasi awak media mengaku, bahwa memang benar suaminya sering menggunakan narkoba, tapi hanya sekali-sekali.

“Saat polisi melakukan penggerebekan di rumah, saya sedang tidak berada di rumah lagi yasinan tidak jauh dari rumah sekitar -+100 meter dari rumah. Lalu tetangga yang memberi tahu saya, bahwa ada kejadian tersebut. Saya langsung bergegas pulang ke rumah, suami saya tidak ada lagi di rumah. Ternyata berlari terjun dari rumah dalam keadaan panik dikarenakan ketakutan, di badannya ada sebilah senjata tajam jenis pisau, “, tutur dia.

Baca Juga  Dinas Koperasi UKM PALI Pecahkan Rekor Panggang 2022 Ekor Ikan Asap Bumbu

Senjata tajam jenis pisau tersebut, kata Waroya, untuk perlengkapan ke sawah dikarenakan kesehariannnya adalah buruh petani. Berhubung suaminya baru pulang dari sawah, jadi mungkin masih mengantongi pisau tersebut di pinggang.

“Pada saat saya pulang, memang banyak polisi di dekat rumah saya dan untuk Barang Bukti (BB) pada saat penangkapan tidak ada yang diamankan oleh polisi. Narkoba yang dimaksud di tangan suami saya, pada saat suami saya dapat dikejar satu oknum polisi”, jelas Waroya.

Dikatakannya, pagi harinya ada salah satu oknum polisi menelepon keponakannya bernama Agus, nadanya memberi kabar pada Jum’at (21/01/22) pukul 07.30 pagi, bahwa suami saya masuk rumah sakit dikarenakan sakit asam lambung.

“Tapi saya lihat suami saya banyak mengeluarkan darah dari mulut. Menurut info dari perawat rumah sakit, suami saya datang ke rumah sakit pukul 06.55 menit pagi dan belum juga ditangani oleh pihak rumah sakit”,  urai Waroya.

Untuk penyakit asam lambung atau asma, tambahnya, itu tidak ada. Sebab dari keluarganya tidak ada keturunan penyakit tersebut. Hasil ronsen dab scan dari rumah sakit sudah nunjukkan. Bahkan oknum polisi Polres Muba juga melihat hasil ronsen tersebut.

Baca Juga  Rilis Litbang : Survey Pilgub Sumsel, Paslon MATAHATI Melejit Unggul di Angka 46%

“Untuk masalah yang menimpa suami saya tersebut, saya sudah serahkan kepada adek-adek saya tadi sore. Memang kami sempat melapor ke Polres muba dan ada keluarga saya di Palembang nelepon tadi. Kalau tidak tuntas di Polres Muba, akan dibawa Polda sumatera selatan”, papar imbuhnya.

Kasat Res Narkoba, AKP. Agung Wijaya Kusuma, SIK saat dikonfirmasi melalui pesan whatshapp pada Sabtu(22/01/22) mengatakan, untuk Humas Polres kemarin sudah release berita yung.

“Tersangka dibawa ke rumah sakit, itu dikarenakan sakit asma akutnya kambuh. Ini berita dari Humas Polres yung”,  jawabnya sambil mengirimkan link release humas polres muba:https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=1112219149318300&id=100015906766318.

Sementara Kapolres Musi Banyuasin, AKBP. Alamsyah Pelupessy, SH, SiK, MSi saat dikonfirmasi melalui pesan singkat Via WhatsApp Sabtu (22/01/22) mengucapkan terima kasih.

“Mohon maaf baru dibalas, untuk fakta sebenarnya segera dikirim”, jelas Alamsyah Pelupessy.

Selanjutnya, selang -+30 menit, Kapolres Musi Banyuasin mengirimkan relesase dari Humas Polres Musi Banyuasin yang dimuat dari Humas Polres Musi Banyuasin dari TriBrata news seperti yang dikirim oleh Kasat Resnarkoba sebelumnya.

“Tersangka memiliki riwayat sakit asma, makanya ditolong dengan segera dibawa ke rumah sakit”, tutup Alamsyah. (Riki)

Check Also

Puluhan Komunitas Literasi se-Sumsel Ditempa dalam Bimtek Balai Bahasa

Author : Ancai SMSI Lahat PALEMBANG, LhL — Sebanyak 30 perwakilan Komunitas Literasi (Komlit) dari …

SMM Panel

APK

Jasa SEO