Banner Juni
banner owner
utl
bijak
iklan ut
Banner pemprov Juni
iklan ut1
Home / LAHAT / Diduga Hasil Lelang Tidak Adil, Pengumuman ULP Setda Lahat Diwarnai Kericuhan dan Adu Mulut
Oplus_131072

Diduga Hasil Lelang Tidak Adil, Pengumuman ULP Setda Lahat Diwarnai Kericuhan dan Adu Mulut

Author : Toni Ramadhani

LAHAT, LhL – Suasana di sekitar lingkungan Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Lahat mendadak tegang pada Jum’at (26/06/2026). Diduga akibat ketidakpuasan terhadap hasil pengumuman lelang proyek, terjadi keributan dan adu mulut hebat antara pihak kontraktor dengan jajaran Unit Layanan Pengadaan (ULP) Setda Lahat.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 09.00 WIB di area samping Masjid Pemda Lahat. Insiden ini dipicu oleh kekecewaan para kontraktor yang menilai proses penentuan pemenang lelang tidak berjalan secara adil dan transparan.

Ketua Asosiasi Gapeksindo Kabupaten Lahat, Khairul, menjelaskan bahwa ketegangan bermula saat dirinya hendak meminta konfirmasi kepada Deddy, selaku Pokja III ULP Setda Lahat. Khairul berniat mempertanyakan kejelasan proses lelang pada sejumlah proyek, di antaranya proyek pembangunan jalan Desa Banyumas, Desa Purbamas dan proyek pemeliharaan jalan dalam Kota Lahat yang dikerjakan oleh CV Putra Inti Pratama.

Baca Juga  Bupati Lahat Buka Kegiatan Sosialisasi Pelatihan Membuat Kain Jumputan Motif Khas Lahat

“Penentuan pemenang kami anggap tidak relevan dan tidak berjalan secara adil. Hal ini jelas membuat para kontraktor yang telah mengikuti proses pelelangan merasa sangat dirugikan,” tegas Khairul di lokasi kejadian.

Pertemuan yang semula dimaksudkan untuk klarifikasi tersebut dengan cepat memanas hingga berujung pada adu mulut yang sengit. Ketegangan yang meninggi sempat memicu perhatian dari sejumlah anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) yang berada di lokasi. Petugas Satpol-PP langsung turun tangan untuk melerai kedua belah pihak, meski suasana di lapangan dilaporkan tetap berjalan tegang selama beberapa waktu.

Baca Juga  Pemkab Lahat Resmikan MPP, Terima Bantuan TJSL PT Bukit Asam Senilai Rp24,47 Miliar

Hingga berita ini diturunkan, Kepala ULP Setda Lahat dikabarkan sedang tidak berada di tempat karena agenda dinas di luar kota. Sementara itu, Deddy selaku Pokja III ULP Setda Lahat belum memberikan keterangan resmi maupun klarifikasi terkait dugaan ketidakadilan proses lelang yang dituduhkan oleh pihak kontraktor.

Pihak asosiasi berharap ada evaluasi menyeluruh dan transparansi dari pihak ULP Setda Lahat guna menghindari konflik berkepanjangan dan memastikan iklim usaha yang sehat di Kabupaten Lahat.

Check Also

Hak Plasma Warga Diserahkan, Konflik Puluhan Tahun PT Aditarwan Dituntaskan

Author : SMSI Lahat LAHAT, LhL – Pemerintah Kabupaten Lahat melaksanakan kegiatan simbolis penggantian plasma …

SMM Panel

APK

Jasa SEO