Home / LAHAT METROPOLIS / Kecamatan Kota Lahat / KESAKSIAN : Isyu Yulius Maulana “Bukan Orang Lahat”, Itu Bentuk Kegalauan Rival

KESAKSIAN : Isyu Yulius Maulana “Bukan Orang Lahat”, Itu Bentuk Kegalauan Rival

Author : Nopiriadi, S. Pd

LAHAT, LhL – “Membangun isyu yang menyebut bahwa Calon Bupati Lahat 2024-2029 Yulius Maulana bukan orang Lahat, itu adalah bentuk kegalauan rival atau lawan politiknya”, demikian dikatakan Ishak Nasroni, SH alias Ujang yang merupakan teman sepermainan saat masa-masa sekolah Yulius Maulana di era 89-90-an silam.

“Setahu saya, Yulius Mauana itu lahir dan besar di Lahat dan ayahnya bernama (Almarhum) Maulana pernah bekerja di Dinas PU Lahat. Semasa kecil beliau pernah tinggal di kawasan Talang Kapuk Pasar Lama Lahat, kemudian dia ikut orang tuanya pindah ke kawasan depan SMA 3 Bandar Jaya dekat penghijauan Lahat. Lalu bagaimana mungkin, Yulius Maulana bisa dibilang bukan orang Lahat..?”, ungkap Ujang, Senin (11/3/24).

Dibeberkan oleh pria yang sudah memiliki sertifikat kompetensi Wartawan Utama serta telah mengikuti Training of Trainer (ToT) sebagai Penguji Wartawan ini, dirinya mengenal Yulius Maulana sejak masa kecil dan sering bermain bersama.

“Yulius Maulana itu sekolah TK di NU Talang Jawa Lahat, SD dan SMP di Santo Yosep. Nah, pas SMA dia memilih sekolah di Bandung. Kemudian setelah tamat SMA, ia melanjutkan study berkuliah di Unsri Palembang hingga meraih gelar Sarjana Tehnik. Usai kuliah, Yulius terus berkiprah di dunia kontraktor di Lahat. Bahkan di zaman Pak Almarhum Harunata Bupati Lahat, Yulius ini selalu berada di Lahat”, urainya.

Baca Juga  TIGA CLUB LAHAT UNGGUL DI LAGA KANDANG PARTAI FINAL MENPORA CUP U-12

Semasa Yulius itu sekolah, Ujang mengaku sering bermain motor dan kumpul bersama teman-teman lainnya di depan Bioskop Ringkeh saat itu. Bahkan teman mereka yang suka main motor saat itu, sudah ada beberapa yang sudah meninggal dunia.

“Waktu itu baru-barunya motor jenis RGR keluar. Nah, Yulius ini punya motor itu. Waktu itu masih ada yang namanya Edi Ronggeng (Almarhum), Verry Maulana (Almarhum). Sekarang ini, teman-teman dulu yang masih sering ketemu yaitu cuma Agusman, saya dan Yulius itu sendiri. Kalo teman-teman yang lain sudah entah di mana sekarang ini”, tuturnya.

Memang, lanjut Ujang, Yulius ini setelah lama berkiprah di bidang kontraktor usai kuliah, ia agak menghilang dari Lahat. Terlebih ketika Yulius terjun ke dunia politik.

“Awalnya, saat ia sibuk dengan kegiatannya sebagai kontraktor, Yulius ini mencalonkan diri sebagai Wakil Bupati Empat Lawang berpasangan dengan Pak Noto. Karena gagal, kemudian Yulius berhasil menjadi Anggota DPRD Empat Lawang dan DPRD Provinsi Sumsel. Setelah itu, Yulius bergandengan dengan Kanda M. Joncik berhasil menjadi Wakil Bupati Empat Lawang 2018-2023”, cerita pria berdarah Kikim sejati ini.

Baca Juga  Buka Kejuaraan Bulutangkis, Pj Bupati H Apriyadi Minta Peserta Jaga Sportivitas

Setelah tuntas dan sukses menjabat Wakil Bupati Empat Lawang, dijelaskan Ujang, banyak sanak-saudara, rekan-rekan serta masyakarat Lahat yang menemuinya dan minta agar Yulius Maulana mau mencalonkan diri di Pilkada sebagai Calon Bupati Lahat 2024-2029.

“Makanya hati Yulius Maulana terketuk dan membuka niat masyarakat yang berdatangan ingin ia jadi Bupati Lahat itu. Jadi, niatnya calon Bupati Lahat itu, karena memenuhi kehendak hati masyarakat yang berdatangan ke rumahnya. Nah setelah menyimak cerita ini, lalu apalagi yang mesti diragukan dengan latar belakang keberadaan Yulius Maulana ini di Lahat..?. Saya berharap, agar masyarakat tidak termakan isyu tak jelas seperti ini. Itu hanya wujud kegundahan atau kegalauan rival alias lawan politiknya saja yang sengaja membangun isyu tak jelas”, kenangnya.

Lagi pula, menurut Ujang, merunut asal-muasal tentang keluarga bukanlah hal yang penting untuk mencari dan menjadikan pemimpin Kabupaten Lahat agar lebih baik lagi ke depannnya.

“Yang pasti kite ingin mencari pemimpin bukan karne be-usuran bae (Cuma merunut asal-muasal keluarga). Walaupun adek-beadek kandung kite, kalu dide pacak mimpin untuk ape kite jadikah. Kite mikut beduse pule, njadikah jeme yang dik tau mimpin”, tutup Ujang dengan dialek Lahatnya.

Editor : RON

Check Also

Main Plesetan di Tepian Sungai Pangi, Bocah Lima Tahun Hanyut di Sungai Kikim

Athour : April KIKIM BARAT, LhL – Seorang anak warga Desa Sukarami, Kecamatan Kikim Barat …

SMM Panel

APK

Jasa SEO