Banner Juni
banner owner
utl
bijak
iklan ut
Banner pemprov Juni
iklan ut1
Screenshot_20260820_204927
Screenshot_20260820_204958
Home / REGIONAL / PALEMBANG BARI / Bayar Utang ke Pihak ke-3, Pemkot Palembang Lakukan Ini

Bayar Utang ke Pihak ke-3, Pemkot Palembang Lakukan Ini

 

Palembang, LhL-Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang berencana melunasi seluruh hutang kepada pihak ketiga terhitung 2019/2020. Akibatnya Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) akan dipotong 30 hingga 50 persen.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palembang Ratu Dewa mengatakan, pandemi Covid-19 sangat tidak bisa diprediksi. Awalnya sisa hutang 2019 kepada pihak ketiga akan dibayarkan 2020. Namun pandemi di tahun lalu memuncak hingga saat ini.

“Pemkot berencana melunasi seluruh hutang 2019/2020 sebanyak Rp218 miliar. Hutang ini karena target pendapatan daerah tidak tercapai akibat pandemi tidak terprediksi,” katanya, Kamis (22/4/2021).

Dewa mengatakan, untuk melunasi hutang tersebut maka TPP seluruh ASN akan dipotong 30-50 persen tanpa terkecuali.

Baca Juga  Sidak, Wawako Palembang Temukan Terasi dan Cincau Mengandung Zat Berbahaya

Pemotongan direncanakan akan dilaku dalam waktu dekat karena hutang harus lunas tahun ini juga.

“Dalam rapat TAPD (Tim Anggaran Pemerintah Daerah) walikota sudah mewacanakan pemotongan, antara 30% sampai 50%,,” katanya.

Direncanakan pemberlakuan pemotongan TPP ini direncanakan sekitar Mei atau Juni 2021. Kebijakan ini berlaku untuk semua tingkatan esselon, mulai dari eselon II, III dan IV.

“Tanpa terkecuali, termasuk TPP saya juga akan dipotong, mulai dari eselon II sampai staf. Semua untuk efisiensi agar dapat melunasi hutang yang belum dibayarkan,” katanya.

Pemangkasan TPP tidak akan mampu melunasi seluruh hutang yang didominasi proyek infrastruktur Pekerjaan Umum juga Penataan Ruang Kawasan Permukiman.

Oleh karenanya selain itu, efisiensi juga dilakukan dalam operasional di masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Diantaranya, untuk memangkas biaya perjalanan dinas, pembelian Alat Tulis Kantor (ATK), biaya makan minum sampai pembelian pakaian seragam.

Baca Juga  Harnojoyo Jawab Pandangan Fraksi, Terkait Tiga Usulan Raperda

“Biasanya satu OPD itu ada beberapa jenis seragam, tapi ini kita hanya bolehkan satu setel saja masing-masing OPD. Kami sudah informasikan ke masing-masing OPD melalui surat edaran,” katanya.

Sebelumnya, Pemkot berencana untuk melakukan pinjaman uang ke pihak ketiga guna melunasi hutang piutang. Tapi ditegaskan Dewa, bahwa hal itu belum akan diwujudkan.

“Prosesnya panjang sekarang baru wacana. Walaupun memang kita sudah sampaikan surat rencana itu. Kami lebih fokus untuk melakukan efisiensi dulu sesuai arahan walikota,” katanya.

Editor : Ron

Check Also

Puluhan Komunitas Literasi se-Sumsel Ditempa dalam Bimtek Balai Bahasa

Author : Ancai SMSI Lahat PALEMBANG, LhL — Sebanyak 30 perwakilan Komunitas Literasi (Komlit) dari …

SMM Panel

APK

Jasa SEO