Banner Juni
banner owner
utl
bijak
iklan ut
Banner pemprov Juni
iklan ut1
Home / Umum / COVID 19 : DI LAHAT ADA 9 STATUS ODP, 1 PDP DAN 488 PRP

COVID 19 : DI LAHAT ADA 9 STATUS ODP, 1 PDP DAN 488 PRP

Author : Ujang

LAHAT, LhL – Sejak teror pandemi virus Covid 19 atau Corona melanda Indonesia beberapa pekan lalu, di Kabupaten Lahat terhitung hari ini Senin (30/3/2020), Posko Gugus Tugas di Dinas Kesehatan mencatat sebanyak 488 lebih warga yang masuk dalam kelategori Pelaku Riwayat Perjalanan (PRP) dari daerah Zona Merah terjangkit virus mematikan tersebut, 9 Orang masuk status Dengan Pemantauan (ODP) serta 1 Pasien Dalam Pengawasan (PDP). Data ini tercatat, setelah update dari satgas yang tersebar di Kabupaten Lahat, pada pukul 15.00 WIB hari ini.

Jika upadate data kemarin pertanggal 29 Maret 2020 tercatat ODP sebanyak 7 orang, bertambah 2 dari Kecamatan Kikim Timur dan Kecamatan Lahat, sehingga perhari ini Senin (30/3/2020) menjadi 9 orang. Sebelumnya, 1 ODP ada di Kecamatan Lahat, 2 di Kecamatan Lahat Selatan, 1 di Tanjung Sakti Pumu dan 3 di Kecamatan Jarai. Dan untuk PDP, kemarin masih 0.

Menurut Kapala Dinas Kesehatan Kabupaten Lahat, Ponco Wiwoho melalui Juru Bicara (Jubir) Posko pencegahan dan penanganan Covid 19, Taufik melalui Ferianto, data tersebut didapat dari Satuan Petugas (Satgas) yang ada di 33 Puskesmas, aparatur desa dan kecamatan yang tersebar di wilayah Kabupaten Lahat.

20200330_123436

“Upaya yang kita lakukan dalam pemantauan ini, adalah menjaring data dari aparat desa dan Satgas di 33 Puskesmas di kecamatan yang ada di Kabupaten Lahat”, sebut Feri, ditemui di Posko Covid 19 Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Lahat.

Baca Juga  ASWARI PRIHATIN DENGAN KOMUNITAS LITERASI TIDAK DiPERHATIKAN.

Dijelaskan Feri, bahwa masyarakat tidak perlu khawatir dengan kondisi ini hanya karena banyaknya warga perantau yang pulang kampung yang disebut Pelaku Riwayat Perjalanan dari daerah terjangkit. Sebab menurut Feri, sebanyak 488 orang Pelaku Riwayat Perjalanan tersebut tidaklah serta merta menjadi ODP, karena semuanya sudah dilakukan komunikasi dan koordinasi terkait perkembangan kesehatannya setiap waktu.

“Yang bisa ditetapkan statusnya sebagai ODP itu, adalah orang yang sudah ada gejala panas deman di atas 38 derajat atau infeksi saluran pernapasan dan muncul gejala itu setelah 14 hari ada riwayat perjalanan dari daerah terjangkit. Nah, untuk yang 488 itu, sejauh ini belum ada gejala yang mengarah ke tanda-tanda terjangkit virus Covid 19. Bukan berarti, setiap orang Pelaku Riwayat Perjalanan itu menjadi ODP”, sebut dia.

Akan tetapi, sambung Feri, Satgas yang akan selalu memantau via telepon, karena semua Pelaku Riwayat Perjalanan itu dan keluarganya ada nomor telepon di petugas Posko. Meski demkian, pihaknya tetap mengingatkan pada 488 Pelaku Riwayat Perjanan tersebut supaya mau mengkarantina mandiri, rajin mencuci tangan, menjaga jarak dengan orang di sekitarnya. Terutama, mau melaporkan tentang perubahan kondisi kesehatannya setiap dicek oleh satgas, baik via telepon mapun tatap muka.

“Melalui telepon inilah, kami selalu cek kondisi orang tersebut, baik dengan yang bersangkutan maupun pihak keluarga atau gugus tugas dari Pemerintah Desa (Pemdes), dengan tidak harus menemui langsung orang yang bersangkutan, semuanya akan dicek melalui telepon tentang keadaan kesehatannya “, urai Feri.

Baca Juga  H. NASRUN ASWARI SELALU TERDEPAN DI PKB LAHAT

Untuk update data, diterangkannya, di setiap jam 3 sore, data-data selalu diperbahrui. Jika ada perubahan kondisi, baik dari gugus tugas, ODP yang bersangkutan maupun Pelaku Riwayat Perjalanan, maka pihak Satgas di dan Pemdes diharapkan peran aktif dalam memberikan informasi ke nomor coll center.

“Semua koordinasi bisa dilakukan melalui call center yang ada di https://covid19.lahatkab.go.id/. Yang jelas untuk saat ini, ada 1 Pasien Dalam Pengawasan (PDP)”, pungkasnya.

Sementara itu, melalui jaringan telepon, Taufik menambahkan bahwa dengan adanya peningkatan data 9 ODP, 1 PDP dari Kecamatan Pulau Pinang ini, pihaknya menghimbau kepada masyarakat agar biasakan pola makan hidup sehat, mencuci tangan setiap usai melakukan aktivitas, upayakan membuka jendela dan pintu rumah setiap hari agar tidak pengap dan terjadi pertukaran udara dalam rumah, tetap jaga jarak, gunakan masker, biasakan mendapat serapan radiasi matahari.

“Kepada semua ODP supaya senantiasa mematuhi petunjuk satgas selama dalam pemantauan, dan kepada PDP yang diawasi upayakan tidak dulu melakukan kontak fisik dengan siapapun, termasuk dengan keluarganya sendiri. Demi kesehatan bersama, PDP ini sudah dirujuk ke RSUD Lahat untuk dilakukan obsevasi dan pengawasan serta perawatan”, pesan Taufik.

Editor : RON

Check Also

Pemkab Bengkulu Selatan Lakukan Peletakan Batu Pertama Dan Titik Nol Pembangunan Gedung SDN 93.

Author : YESYBENGKULU SELATAN, LhL – Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan secara resmi melakukan peletakan batu …

SMM Panel

APK

Jasa SEO