Author : Ujang
PULAU PINANG, LhL – Kapolres Lahat, AKBP. Irwansyah, SIK, MH, CLA membenarkan adanya peristiwa bentroknya antara kelompok warga Desa Pagar Batu dengan pihak karyawan PT Artha Prigel (PT. AP). Menurutnya, sebelum terjadi puncak peritiwa itu ada sekelompok orang mendatangi karyawan yang sedang bekerja, dan meminta agar karyawan menghentikan dulu aktivitas bekerja di perekbunan sawit tersebut, karena masih ada permasalahan yang sedang ditangani oleh pemerintah.
“Setelah itu, karyawan langsung berhenti dan berpindah lokasi kerja. Nah oleh sekelompok orang yang datang tersebut, terus dikejar dan diusir hingga terlibat cek-cok dengan scurity dan berujung pada terjadinya bentrok. Tapi keterangan itu baru kita dapat dari salah satu saksi, selanjutnya kita akan cari saksi-saksi lain untuk dipanggil dan dimintai keterangan”, kata Irwansyah.
Kapolres meminta agar semua pihak dapat menahan diri terkait konflik yang terjadi antara warga Desa Pagar Batu, Kecamatan Pulau Pinang, Kabupaten Lahat dengan pihak Perusahaan Perkebunan Sawit milik PT. AP yang sempat menewaskan dua korban dan menciderai sedikitnya 3 orang, satu di antaranya adalah diduga pegawai PT. AP.
“Kita himbau kepada pihak perusahaan maupun pihak warga, agar sama-sama dapat menahan diri dalam menjalani proses penyelesaian persoalan lahan yang ada di wilayah perekebunan PT.AP”, pesan Kapolres, saat dibincangi awak media usai menyambangi rumah duka korban bentrok di Desa Pagar Batu, Sabtu (21/3/2020).
Selanjutnya, sebut Irwansyah, pihaknya akan terus bersiaga di Tempat Kejadian Perkara (TKP), di Desa Pagar Batu maupun di RSUD agar tidak terjadi lagi hal-hal yang tidak diinginkan. Pihaknya juga akan mendalami perkara ini, supaya tidak timbul korban lainnya, baik itu dari pihak perusahaan maupun dari pihak masyarakat seperti yang terjadi pada hari ini.
“Hari ini korban ada lima orang. empat dari masyarakat dan satu dari pihak PT. AP. Dua di antara pihak warga meninggal dunia dan dua luka-luka. Sedangkan dari pihak perusahaan, juga mengalami luka berat serta masih dirawat di rumah sakit”, tutupnya.
Editor : RON
Lahat Hotline





