” Musrenbang DS Banyak Catatan
Author : Repi Black
PAGARALAM, LhL – Sejumlah uneg-uneg keluar pada Musrenbang tingkat Kecamatan Dempo Selatan (DS) Senin (18/02/19) yang dipusatkan di aula Kecamatan setempat, hal ini terangkum saat sesi tanya jawab. Mulai dari pengorbanan warga yang merasa tak dihargai, padahal sudah menghibahkan kebun atau sawah untuk pembangunan jalan ruang sekolah yang minim dan sebagainya seperti ditandaskan oleh Sutiono RW Kancediwe.
“Siring sangat mendesak, karena ditutup tidak bisa mengetahui. Apakah ada lantai atau tidak dan sudah bocor semua. Tolong diperbaiki”, pintanya.
Jalan ke sawah untuk mengangkut hasil panen, sambung Sutiono, pun masih tanah. Sehingga menyulitkan petani saat panen, apalagi saat musim hujan dipastikan jalanan licin”, katanya, yang disusul dengan usulan Islaini selaku Plt. Kepsek TK Negeri 3.
“Miris, hanya miliki satu lokal”, sebut Islaini.
Lalu Marsudi, yang menjabat Ketua RT Lebuhan Bandar.Menurut dia, warga sudah memberikan kebun dan sawah untuk jalan.
“Jadi, mohon pengorbanan kami tidak disia-siakan”, maunya.
Menanggapi keluhan tersebut, Ketua Komisi III DPRD Pagaralam, Pandin Firmasnyah mengatakan, Musrenbang setiap kali dilaksanakan, tetapi sering tidak masuk.
“Kita terkadang dianggap sebelah mata dan tidak ada. Beruntung ada dana aspirasi meski terbatas. Dana Aspirasi dimaksud tidaklah cukup tentunya guna memenuhi usulan masyarakat saat Musrenbang. Bila apa-apa yang diusulkan dan tentunya skala prioritas tidak menjadi perhatian dan tidak ditindaklanjuti oleh Pemerintah atau OPD yang bersangkutan, apalagi warga sudah berkorban, rasanya percuma saja melaksanakan Musrenbang.” pungkasnya.
Editor : Ahmad
Lahat Hotline






