Author : Repi Black
PAGARALAM, LhL – Tragis yang dialami korban Bayu Agnes (20) warga Dusun Pagar Agung Kelurahan Tanjung Agung Pagaralam Selatan. Korban tewas oleh senjata tajam (Sajam) miliknya yang ia gorokan kelehernya. Akibatnya, lelaki yang kesehariannya berdagang ini tewas dengan leher yang nyaris putus.
Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan, sekitar pukul 16.00 WIB, Sabtu (16/02) warga dusun Berkumis Kelurahan Ulu Rurah dihebohkan dengan penemuan jenazah korban dengan luka robek pada leher, akibat benda tajam yang tak jauh dari TKP. Diduga kuat korban bunuh diri. Penemuan mayat korban ditemukan pertama kali oleh saksi Zainal Arifin (70) warga Dusun Belumai.
Sebelumnya, pada hari Jumat tanggal 15 Februari 2019 pkl 20.10 Wib Korban di jemput oleh ayah kandungnya (Abrianto) di Desa Suka Jadi kelurahan Pelang Kenidai, Kecamatan Dempo Tengah dan langsung di antar ke rumah Ibunya bernama Yati di Pagar Agung Keluruhan Tanjung Agung Kecamatan Pagar Alam selatan (orang tua korban sudah cerai).
Zainal Aripan (saksi) mengatakan, menemukan korban telah tersandar di pohon bambu dengan leher telah digorok oleh pisau yang tidak jauh dari korban.
“Dan saya langsung memanggil warga setempat untuk meminta pertolongan dan langsung menghubungi bhabin ulu rurah, Bripka Niko dan Bripka Niko langsung ke TKP bersama Bripka hari susanto (Kasium polsek Pas) dan langsung dilarikan ke rumah sakit untuk dilakukan Visum ef repertum, ” jelasnya.
Sementara itu, keterangan dari ibu kandung korban Yati dan bapak kandung korban Abrianto bahwa korban mengalami gangguan jiwa yang beberapa hari ini korban takut betemu dengan orang.
“Dan hari ini rencana kami mau dibawa ke tempat orang pintar (dukun), tetapi korban melarikan diri”, jelasnya dengan singkat.
Editor : Ahmad
Lahat Hotline





