Author : Din
LAHAT, LhL – Pemanfaatan limbah kayu juar ternyata tidak disia-siakan oleh anggota Polres Lahat Bripka. David Agus. Pasalnya, sisa limbau kayu juar yang tidak bisa dipakai itu, kini disulap menjadi kursi dan meja antik (Mebel antik).
Dijelaskan mantan sopir Waka Polres ini, dirinya terfikir untuk menggelola sisa limbah kayu juar tersebut. Ide itu muncul antaran banyaknya limbah atau sisa kayu itu, mulai dari Kecamatan Gumay Talang, Kabupaten Lahat.
“Alhamdulillah, harga satu set kursi yang kita jual bervariasi, mulai harga 1,5 juta sampai dengan 3,5 juta. Namun, semua itu masih bisa ditawar. Bukan harga mati, ” kata mantan Anggota Satres Narkoba Polres Lahat ini, Kamis (15/11/18).
Menurut David, satu set mebel ini lengkap terdiri dari satu buah meja dan kursi empat buah. Juga ada, satu buah meja dan dua kursi. Semua itu, tergantung pemesan.
“Kita kerjakan menurut si pemesan. Mau bentuk seperti apa. Termasuk warna yang diingini dari pemesan”, tuturnya.
Variatif harga satu set kursi dan meja ini diungkapkan David, karena saat ini dirinya mengambil hasil limbah kayu juar tersebut, harus membayar sopir dan upah angkut dari berbagai titik lokasi di Kecamatan Kikik maupun Kecamatan Gumay Talang Lahat.
“Yang jelas, harga yang kita tawarkan tidak harga mati, melainkan masih bisa dinego. Karna, sampai saat ini, ulap angkut dan menyewa kendaraan yang harganya cukup tinggi, ” tambahnya.
Kalau untuk kayu bagus, kata dia, dibawa ke Japara untuk dimodifikasi moubel lagi dan harganya selagit. Nah, sisa dari potongan potongan kayu inilah disulap lagi.
“Sampai saat ini, sudah cukup banyak peminat maupun yang memesan mulai dari Dandim Lahat, Ketua DPRD Lahat, termasuk Anggota Polres Lahat, maupun petinggi Polres Lahat, ” pungkas David. Seraya menambahkan, bagi berminal silakan hubungi langsung Bripka. David Agus HP 0812 7187 3532.
Editor : Ahmad
Lahat Hotline





