banner owner
utl
bijak
iklan ut
Banner pemprov Juni
iklan ut1
Home / REGIONAL / MUARA ENIM / BAPPEDA DAN BPKAD DIMINTA PERCEPAT PERENCANAAN PENGANGGARAN DAERAH

BAPPEDA DAN BPKAD DIMINTA PERCEPAT PERENCANAAN PENGANGGARAN DAERAH

Author : Dedi

Muara Enim, LhL – Pemerintah Kabupaten Muara Enim mengadakan rapat tindak lanjut koordinasi supervisi pencegahan korupsi ditingkat kabupaten. Hal ini terlihat jelas dengan dibukanya acara tersebut oleh Bupati Muara Enim Ir. Muzakir Sai Sohar melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Muara Enim Ir. H. Hasanuddin. Selasa,(10/4/2018).

Dikatakan Hasanuddin, ada 14 permasalahan yang dibahas dalam rangka pencegahan tindak pidana korupsi. Salah satunya permasalahan perencanaan dan pengangaran daerah Kabupaten Muara Enim.

“Perencanaan itu harus jelas dan cepat dilesesaikan, jangan waktunya sudah mendesak baru mau menyelesaikan,” ujar Hasanuddin.

Hasanuddin mengingatkan kepada seluruh instansi, khususnya dinas Bappeda dan BPKAD kalau tidak bisa menyusun laporan perencanaan dan penganggran selama 6 bulan ini terkait simda dan simret, maka akan singkirkan mereka semua.

Baca Juga  MONITORING DANA DESA, KAPOLSEK LANGSUNG TURUN KE LAPANGAN

“Najib dari bappeda dan Armeli dari BPKAD, saya minta tolong selama 6 bulan ini harus diselesaikan, kalu tidak bisa kita ganti dengan orang lain,” tegas Hasanuddin.

Perencanaan dan penganggaran daerah, lanjut sekda, merupakan pangkal permasalahan yang sering terjadi dikabupaten Muara Enim. Oleh sebab itu, kita harus cepat dan siap dalam segala aspek untuk mencegah sedini mungkin penyimpangan tindak pidana korupsi di kabupaten.

“Waktu saya ikut rapat palembang bahas masalah pencegahan korupsi, pihak KPK bilang, jika ada yang macam-macam dan menyimpang, silakan laporankan saya, ini nomor telpon saya, nanti akan saya panggil kepala daerahnya,” ujar Hasanuddin menirukan ucapan dari perwakilan KPK pada rapat diPalembang.

Baca Juga  GALI BAKAT ATLET INTERNASIONAL, PTBA GELAR KEJUARAAN MENEMBAK

Untuk itu, Hasanuddin berhap, adannya perencanaan dan penganggran daerah yang kurang lengkap segera diperbaiki jangan sampai terulang kembali.

“Saya minta tolong dalam 6 bulan ini harus selesai dan yang tidak bisa kita singkirkan merupakan bentuk evaluasi kita supaya kita paham betapa penting dan berharganya hal tersebut.. Jika kita sudah paham, maka akan timbul pencegahan terjadinya ruang-ruang kecil penyimpangan,” tandas Hasanuddin.

Editor : Zadi

Check Also

Beralih Tugas, AKBP Jhoni Eka Putra : Maaf Bila Saya Ada Kesalahan

Author : Ali MUARA ENIM, LhL – Suasana hangat dan penuh kebersamaan mewarnai kegiatan Malam …

SMM Panel

APK

Jasa SEO