Author : Karel
MERAPI TIMUR, LhL – Pengerjaan Proyek pembuatan Container Yard yang berlokasi di Stasiun Banjarsari, tepatnya di Desa Arahan Kecamatan Merapi Timur, oleh publik dinilai tidak transparan.
“Pasalnya, belum genap satu tahun beroperasi sudah banyak perbaikan di sana-sini, utamanya di jalan menuju pintu masuk dari lokasi Container Yard ke jalan raya,” ungkap Muslim, salah seorang warga setempat, Sabtu (23/02/18).
Muslim menambahkan, memang jalan tersebut dilalui oleh kendaraan angkutan container yang bermuatan batubara. Hal ini sangatlah fenomenal. Kenapa demikian, karena diduga nilai kontraknya begitu fantastis. Mestinya, kondisi fisik bangunan ini bertahan lama kalau pengerjaan sesuai dengan spesifikasi yang ada.
“Dengan kondisi ini, otomatis masyarakat dikejutkan dan bertanya, apalagi papan proyek pengerjaan Container Yard tersebut tidak dicantumkan nama konsultan dan nilai angka nominal proyeknya,” ungkapnya.
Masih kata Muslim, hingga saat ini masyarakat menduga adanya dugaan kongkalikong pada proyek Container Yard di stasiun Banjarsari.
“Saat dipertanyakan oleh masyarakat, tentang tidak tercantum nilai proyek di papan pembuatan itu, pihaknya menjawab itu aturan kami. Sebelumnya, kita sudah hubungi pihak PT. KAI melalui humas KAMP. Dan dia bilang KAPM itu vendornya PT. KAI. Jadi pihak KAPM lah yang mesti mencantumkan nilai proyek tersebut,” ungkapnya.
Editor : Zadi
Lahat Hotline






