Home / LAHAT METROPOLIS / Kecamatan Kota Agung / PANEN TERKENDALA BERAS NAIK HARGA

PANEN TERKENDALA BERAS NAIK HARGA

Author : Riadi
KOTA AGUNG, LhL – Sebagian warga dan pedagang beras lokal mulai mengeluhkan kurangnya jumlah suplai beras di Kecamatan Kota Agung, akibatnya beras mulai mengalami kenaikan, hal itu dikarenakan kurangnya suplai beras dari petani yang belum masuki masa panen, disinyalir hujan menjadi kendala suplai beras tersebut.
Informasi di lapangan menyebutkan pengepul beras lokal pun mengakui mulai berkurangnya suplai beras. Bahkan sejak 3 bulan terakhir peredaran beras lokal yang biasanya mudah didapatkan tak Iagi Iancar masuk ke pedagang. Padahal setiap minggu, biasanya pedagang pengepul beras mampu mendapatkan 2 hingga 3 kwintal beras yang didapat Iangsung dari dari warga. 
“Sudah berlangsung 3 bulan ini kami para pengepul memang kesusahan mencari beras lokal, padahal kami sudah berupaya jemput bola kerumah para petani uang biasa jual beras ke kami. Sekarang jangankan untuk dijual, stok gabah simpanan tak bisa dijemur karena tingginya curah hujan. Kalau pun ada stok beras di rumah tak mungkin kami jual, karena hanya cukup untuk makan kami hari hari,” ujar Siwal, salah seorang pengusaha beras lokal, Kamis (04/01).
Untuk harga beras sendiri memang sudah mulai mengalami kenaikan, karena susah mendapatkannya, saat iNi harga beras dari petani dijual ke pengepul dengan harga 8.000 hingga 9.000 per kilonya. Sementara di Kota Lahat harga mencapai Rp 10.000 sampai 12.000 tergantung jenis dan kualitas beras tersebut. 
“Memang sudah sebagian yang panen itu pun dijual dengan harga yang lumayan tinggi,” tambahnya.
Karena itu pula ia mengatakan, pihaknya belum bisa memenuhi kebutuhan pelanggan di pasar. “Bukan tidak mau tapi memang berasnya yang tidak ada,” cetusnya.
Sementara itu, Martin, salah seorang petani sawah mengatakan hal yang sama. Dirinya mengakui jika panen sudah muali namun tidak serentak, sehingga hasil panennya hanya untuk kebutuhan keliarga sendiri. 
“Seandainya ada yang mau beli maka ia jual dengan harga Rp9 ribu,” tegasnya.
Ia berharap, semoga cuaca bersahabat, sehingga para petani bisa lebih cepat panen pada seminggu atau dua minggu mendatang. 
“Kalau cuaca bersahabat, mudah-mudahan para petani bisa panen dua minggu lagi,” harapnya.
Editor : Zadi
Baca Juga   TERPESONA KEINDAHAN ALAM, KOMUNITAS STC KABUPATEN LAHAT AKAN HELAT PENGUKUHAN DI DANAU DEDUGHUK

Check Also

2 Karyawan Terpapar Covid-19 Dipulangkan ke Tunggul Bute, Warga Stop Kendaraan PT. SERD

Author : Prima KOTA AGUNG, LhL – Terkait kasus postif Covid-19 yang kian meningkat di …

SMM Panel

APK

Jasa SEO

error: Content is protected !!