Author : Repi Black
PAGARALAM, LhL – Masih segar dalam ingatan kasus perampokan yang menewaskan tauke kopi Desa Bandar Kecamatan Dempo Selatan, Sabtu dinihari (05/08/17). Dalam aksinya, pelaku tidak hanya kerugian material, namun nyawa korban, Darul Qutni pun tak tertolong. Para perampok kelompok blawong menggondol uang sebesar Rp.500 juta milik korban Darul Qutni.
Kasus perampokan berskala Nasional ini sempat mengusik ketentraman Polda Sumsel, sehingga menerjunkan unit Jatanras. Meski harus bermandi keringat dahulu, akhirnya gabungan Jatanras Polda Sumsel dan Satuan Reskrim Polres Pagaralam bisa mengendus keberadaan anggota kelompok Blawong yang terkenal cukup sadis terhadap korbannya ini.
Kerja keras gabungan, membuahkan hasil dengan ditangkapnya 3 dari 7 anggota rampok. Ketiganya ditangkap di tempat yang berbeda dan dihadiahi timah panas.
Ketiga anggota perampok yang berhasil diamankan adalah Eko Riyadi (39) warga Jalan Tebat Serai, Manna, Misgianto alias Blawong (31) warga Desa Tri Tunggal Bentayun Kayu Agung dan Gusti Komang Sujana (41) warga Desa Lubuk Seberuk Kabupaten OKI.
Atas jerih payah dan keberhasilan mengungkap kasus perampokan di sejumlah wilayah dalam Propinsi Sumsel ini, sejumlah perwira mendapatkan reward dari Kapolda Sumsel Irjen Pol. Zulkarnain untuk Polres Pagaralam yang memberikan andil diwakili oleh Kasatreskrim, AKP. Dely Haris
Sementara untuk bintara reward diberikan oleh Wakapolda Sumsel, di tataran Bintara mendapat reward. Yakni Kanit pidum, Yopi Maswan, Bripka Iman Kasih, Bripka Anhar Yuliadi, Brigadir M. Yanis, Brigadir Andika, dan Bripda Jera Kusuma.
Pemberian Reward dan ucapan selamat, Senin (13/11) dipusatkan di halaman Mapolda Sumsel. “Ini merupakan penghargaan bagi para anggota yang sudah berhasil mengungkap kasus ini”, kata Kapolda.
Editor : Zadi
Lahat Hotline





