Author : DARMAWAN
LAHAT, LhL – Suasana lengang di Kelurahan Kota Baru (Rely, red) Kecamatan Lahat, Kabupaten Lahat siang hari ini Selasa (10/10/17) sekira pukul 12.30 wib, tepatnya di seputar relly mendadak geger seketika. Pasalnya telah ditemukan sesosok jasad laki laki berumur yang sudah tergeletak tak bernyawa dengan kondisi di bagian dada ada luka tusukan senjata tajam.
Mendengar adanya kabar penemuan tersebut, warga berbondong bondong menuju lokasi pinggiran hutan sekitar relly pemancar untuk melihat mencari tahu siapakah sosok yang terkapar tersebut.
Informasi menyebutkan, jasad tanpa identitas ini pertama kali ditemukan warga setempat bernama Nopel Kurniawan (23), yang merupakan mahasiswa di salah satu perguruan tinggi di Lahat, serta Tarmizi (32) yang merupakan tenaga honorer yang sedang melintas di TKP.
Kabar penemuan Mr x tersebut tak berselang lama sampai ke telinga aparat hukum, mendapati kabar tersebut anggota Polres Lahat menuju ke TKP (Tempat Kejadian Perkara), dan selanjutnya membawa Mr. X ini ke RSUD Lahat untuk dilakukan visum.
Sesampainya di RSUD Lahat petugas kepolisian mengalami kebuntuan, karena saat dilakukan periksaan melalui alat Mambis (satu alat yang digunakan polisi untuk mengecek identitas data penduduk) jasad ini, tak terdata secara kependudukan (belum melakukan rekam KTP).
Petugas kepolisian yang sempat diminta keterangan di tempat mengatakan, untuk sementara dari ciri ciri fisik yang diperiksa diduga Mr X ini korban dari pembunuhan.
“Ada helm yang kita temukan di sekitar jasad, ada luka tusuk kita belum bisa memastikan terkait kasus ini,” terangnya.
Terpisah Nopel saat diminta keterangan mengakui, bahwa dia yang pertama kali menemukan jasat tanpa identitas tersebut.
“Aku lagi nak ke Tiara nak beli nasi, aku tejingok lah tegeletak cak itulah. Kebetulan aku waktu nemukenyo lagi iring iringan dengan pemotor lain dibelakang. Laju kami stop dan jingok ruponyo lah dak benyawo lagi,” bebernya.
Saat ditanya perihal adanya luka tusuk di tubuh korban, dirinya tidak mengetahui sedari awal. Bahkan ia takut untuk melihat lebih dekat.
“Idak tau aku kalau dio ado keno tujah, aku dak berani ndekat takut kak. Cuma memang ado helm didekat dio tadi dan lah sudah dibawa polisi,” pungkasnya.
Editor : ZADI
Lahat Hotline





