Author : HENDRIADI
MERAPI BARAT, LhL – Karang taruna bersama BUMDes dan pemerintah Desa Ulak Pandan terus berinovasi untuk meningkatkan tempat wisata Pelancu, mereka melaksanakan musyawarah untuk melakukan evaluasi apa saja yang harus dibenahi agar kedepannya wisata Pelancu semakin baik lagi.
“Ada beberapa hal yang kita perbaiki mulai dari Parkiran, keamanan, pengelolaan, tenaga kerja dan target launching. Tetapi yang menjadi sorotan utama adalah salah satunya pengalihan jalan yang semula lewat jalan batu pinggir desa, sekarang kami alihkan masuk lewat tengah desa kemudian menuju gang ke wisata Pelancu, tujuannya agar para pengunjung bisa melihat-lihat kondisi desa kami, harapan kami apabila pengunjung lewat desa masyarakat sekitar yang berjualan dapat rezeki dari para pengunjung,” Ungkap Okta Kurniawan salah seorang Karang Taruna, Rabu (27/09/2017).
Sementara itu, Ketua Karang Taruna Evan Yusup mengatakan, untuk parkiran didepan wahana wisata Pelancu sudah disepakati dengan pemilik tanah, bahwa pengelolaan parkiran sepenuhnya dikelola oleh pemilik tanah.
“Jadi manajemen parkiran dan wahana Pelancu adalah terpisah, sehingga hal-hal yang terkait diparkiran keamanan, ketertiban, tenaga kerja, atribut sampai keuangan hasil parkiran mulai sekarang adalah tanggung jawab sepenuhnya pihak pengelola yaitu pemilik lahan,” ujar Evan Yusup.
Ia menambahkan, setelah dilakukannya musyawarah, para karang taruna langsung bergotong royong melakukan tutup jalan/dipagar, tujuannya agar para pengunjung tidak salah jalan.
“Setelah dilakukan pagar kami pasang rambu rambu petunjuk jalan menuju wisata Pelancu, disetiap jalan masuk wilayah desa menuju Gang wisata Pelantun kami pasang polisi tidur supaya para pengunjung lebih berhati hati karena di jalan menuju desa banyak warga dan1 anak anak,” ungkapnya.
Terpisah, Kepala Desa Ulak Pandan Susiawan Rama mengatakan, kedepannya nanti tempat wisata Pelancu ini akan dibuat seindah mungkin agak wisata ini banyak dikunjungi oleh masyarakat.
“Kami akan dorong karang taruna dan pemerintah desa untuk mengevaluasi apa saja yang harus diperbaiki agar menarik minat masyarakat, sebab dengan adanya wisata ini akan menyerap banyak tenaga kerja khususnya warga desa itu sendiri,” ungkapnya.
Editor : ZADI
Lahat Hotline





