Author : Azhari/Karel
MUARA ENIM, LhL – Ketua DPC Aliansi Indonseia Kabupaten Muara Enim, H. Suhair sangat menyesalkan dengan tidak adanya ketransparanan dan keterbukaan yang dilakukan oleh Perusda PDAM Lematang Enim Muara Enim dalam pengeloaan dan penggunaan dana anggaran yang bersumber dari uang negara milik rakyat
Menurut Suhair kepada awak media Lahat Hotline, pada Selasa, (26/9/17) di ruang kerjanya ketidak ketransparanan yang dilakukan oleh PDAM Lematang Enim Muara Enim ialah dengan adanya dugaan korupsi dan mark up yang ditemukan dengan hasil investigasi di lapangan oleh pihaknya.
“Terutama mengenai proyek dana bantuan pusat, untuk pemasangan sambungan distribusi air bersih pada rakyat tidak mampu. Dengan adanya temuan dugaan murk up tersebut, pihaknya sudah melayangkan surat konfirmasi kepada pihak PDAM Enim Lematang Muara Enim pada tanggal (4/9) lalu, namun belum mendapatkan balasan”, terangnya.
Dilanjutkan Shuair, pihaknya akan melayangkan surat konfirmasi yang kedua kalinya kepada pihak PDAM Enim Lematang Muara Enim, dengan harapan adanya balasan dan tanggapan.
“Ya sudah kami layangkan surat konfirmasi terhadap pihak PDAM Enim Lematang Muara Enim, kalau sampai dua kali belum juga ada balasan, maka kami akan ajukan ini kepada pihak kepolisian maupun kejaksaan”, tegas Suhair.
Editor : Zadi
.
Lahat Hotline






