Author : RIADI
Photo : NET
EMPAT LAWANG, LhL – Faktor kurangnya petani yang menanam kayu manis di Empat Lawang bukan lantaran karna bingung tempat menjual hasil panen, tetapi petani kurang memilih komoditas kayu manis lantaran terlalu lama untuk memanen hasilnya. Bagaimana tidak, petani harus menunggu hingga waktu Tiga sampai Empat tahun baru bisa memanen hasil tani mereka. Walau demikian masih ada beberapa daerah yang menanam kayu manis, hal tersebut disampaikan kepala Dinas Pertanian Empat Lawang, Susyanto Tunut, Kamis (24/08/2017).
Padahal menurut Susyanto, saat dikonfirmasi mengatakan Empat Lawang cukup baik sebagai lokasi pertanian kulit kayu manis karena kondisi cuacanya yang dingin. Karena tanaman kayu manis semakin dingin semakin semakin bagus.
“Empat Lawang masih belum menjadi komoditas utama pertanian kayu manis, alasanya karena panennya cukup lama sehingga menyebabkan warga belum banyak menanam kayu manis,” kata Susyanto.
Susyanto juga menyampaikan, di Empat Lawang penghasil komoditi kayu manis sudah ada sedikitnya tiga kecamatan yaitu kecamatan Muara pinang, Lintang kanan, dan Pendopo.
“Untuk hasil pertahun, jumlah data penghasil kayu manis di Dinas pertanian Empat Lawang belum ada karena belum banyak hasilnya,” ungkapnya.
Editor : ZADI
Lahat Hotline





