Author : ARMAN
PAGAR GUNUNG, LhL – Siapa sangka dan siapa yang menduga, kopi yang biasa dinikmati setiap pagi hari oleh masyarakat, bukanlah sebuah hal yang mudah untuk mendapatkannya, terutama bagi para petani yang ada di lereng bukit atau lereng gunung seperti di kecamatan Pagar Gunung ini.
Terlihat Betapa curamnya kebun milik salah satu warga di Kecamatan Pagar Gunung, ini belum lagi dengan tebing yang curam disertai dengan sungai yang ada di bawahnya, tentu sangat membahayakan keselamatan bagi petani tersebut. Namun dengan semangat mereka tetap mengais rezeki demi mengumpulkan buah kopi pilihan sehingga menjadi kopi yang bisa dinikmati setiap hari
Mamat (43) seorang petani kopi yang ada di Kecamatan Pagun ini mengatakan , memang pekerjaan ini berat bagi yang belum biasa namun bagi mereka tidak ada jalan lain untuk mencari rejeki kecuali pekerjaan tersebut, sehingga walaupun mempertaruhkan keselamatan jiwa Mamat tetap menanam dan bertani kopi
“Memang ini cukup berbahaya bagi orang yang belum biasa mengerjakannya, tetapi bagi kami orang pagun ini sudah biasa hampir setiap lereng atau tebing yang curam seperti ini kmi tanami dengan kopi, Karena bagiku tidak ada cara lain untuk menghidupi keluarga,” ujar Mamat.
Namun, sambung Mamat, walaupun ia sudah terbiasa dengan keadaan seperti ini, Ia tetap waspada dan hati-hati karena baginya salah salah sedikit bisa menyebabkan kejadian yang tidak diinginkan.
“Ya walaupun saya sudah terbiasa Namun bukan berarti kita tidak memperhatikan keselamatan saya tetap selalu waspada karena salah sedikit saja bisa nyawa taruhannya,” ungkap Mamat sembari berharap kopi yang ditanamnya menghasilkan banyak buah.
Editor : ZADI
Lahat Hotline





