Author : ADI
LAHAT, LhL – Peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) tahun 2017 mendapat perhatian penuh dari berbagai kalangan masyarakat tidak terkecuali aktivis dan forum lingkungan. Yang tidak kalah penting hal tersebut juga menjadi fokus Pemerintah Kabupaten Lahat, hal ini terbukti dengan isi pidato Bupati Lahat H Saipudin Aswari Rivai SE saat menjadi pembina apel tadi pagi dilapangan pemkab Lahat yakni mengajak agar masyarakat senantiasa peduli akan lingkungan.
Hal senada juga disampaikan oleh Ketua DPP FMPL Kabupaten Lahat Miguansyah SPdi menuturkan sangat mengapresiasi sekali atas kerja Bupati Lahat, yang dalam hal ini dinas dinas terkait yang dapat mempertahankan piala adipura.
Lebih jelas, Miguansyah mengatakan, peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) tak terlepas dari tragedi 13 tahun silam, dimana telah terjadi longsornya tumpukan sampah yang diakibatkan oleh curah hujan yang lebat serta adanya ledakan gas metana (CH 4) pada tumpukan sampah di daerah Leuwigagah, Jawa Barat pada tanggal 21 Februari 2005.
“Dari kejadian tersebut telah memakan korban sebanyak 150 jiwa yang semuanya merupakan pemulung yang menetap dilokasi tempat pembuangan sampah tersebut (TPA), sehingga atas kejadian tersebut dinyatakan bencana lingkungan oleh pemerintah waktu itu dan setiap tanggal 21 Februari diperingati Hari Peduli Sampah (HPS) dan berubah menjadi (HSPN),” beber pemuda yang aktif di bidang lingkungan ini.
Lebih lanjut Miguansyah menjelaskan, sebagai seorang yang beriman sudah sepantasnya menjaga lingkungan agar tetap bersih. “Apa lagi regulasi tentang pengelolaan sampah ini sudah diatur dalam uu no 18 tahun 2008, mari cintai lingkungan untuk Lahat bersih 2018,” tutupnya.
Editor : YADI
Lahat Hotline





