Author : ADI
Photo : NET
EMPAT LAWANG – Dua puluh juta lebih uang nasabah Bank Negera Indonesia (BNI) KCP Empat Lawang hilang secara mendadak. Kehilangan tersebut diketahui melalui layanan BNI SMS Banking. Kehilangan uang secara misterius ini dialami oleh dua orang nasabah BNI, Senin (09/01/2017).
Murni, warga Tebing Tinggi, merupakan nasabah Bank BNI yang kehilangan uang mengaku, jika kehilangan tersebut diketahui melalui layanan BNI SMS Banking, “Saya terkejut saat mengetahui saldo direkening saya berkurang setalah salat shubuh, ada pemberitahuan dari layanan sms banking ada transaksi yang menyebutkan transfer dana. Transaksi itu terjadi dua kali, setelah saya cek saldo saya tinggal Rp34 ribu yang sebelumnya berkisar Rp 27juta,” ungkap Murni.
Setelah mengetahui saldo berkurang, lanjut Murni, ia langsung mendatangi Bank BNI di Talang Banyu Kecamatan Tebing Tinggi, untuk meminta penjelasan dari pihak Bank atas kejadian tersebut.
“Setelah sampai di bank, pihak bank meminta saya melaporkan terlebih dahulu kepolisian. Setelah saya melapor, kembali mendatangi bank BNI,” sampainya..
Namun sangat disayangkan, setelah melapor ke Bank BNI, sambung Murni, pihak bank tidak langsung mendapatkan jawaban pasti, karena menurut pihak Bank harus dilaporkan dulu kejadian ini ke pusat. “Kata pihak akan dilaporkan terlebih dahulu ke pusat” tuturnya.
Ia berharap, agar pihak bank bertanggung jawab atas kejadian ini. “Tentu saya berharap uang saya dikembalikan, sulit dek cari uang ini,” harapnya.
Selain itu Fenny, seorang nasabah yang juga kehilangan uang secara misterius mengatakan, Senin (9/1) sekitar pukul 12:28 wib membuka hp dan melihat pesan dari 3346 ada dana keluar sebesar Rp 2,3 juta. “Tentunya saya terkejut melihat ada transaksi itu, padahal saya tidak pernah melakukan transfer. Sisa saldo Rp 93.457,”ungkapnya.
Sama seperti Murni, dirinya mengaku, sudah mendatangi pihak bank, dan disuruh membuat laporan kepolisian. “Saya minta kejadian ini diproses secara hukum yang ada,” tegasnya.
Terpisah Pimpinan Bank BNI KCP Empat Lawang saat dikonfirmasi, Senin (9/1) mengaku akan melaporkan kejadian ini kepusat. “Nanti kejadian ini akan kami laporkan ke pusat,” jawabnya singkat.
Editor : YADI
Lahat Hotline






