banner owner
utl
bijak
iklan ut
Banner pemprov mei
iklan ut1
Home / REGIONAL / PALEMBANG BARI / Pemkot Palembang Kembali Restorasi Sekanak Lambidaro

Pemkot Palembang Kembali Restorasi Sekanak Lambidaro

Author : Elan

Palembang, LhL-

Sempat terhenti  pada tahun 2020 lantaran pandemi Covid-19, pada tahun 2021 ini restorasi Sekanak Lambidaro dimulai kembali  meski baru 500 meter dari total 10,9 Km. Ditargetkan pengerjaan tersebut akan selesai dalam lima bulan kedepan.

Restorasi itu ditandai dengan ground breaking, Rabu (5/5/2021). Dimulai dari titik Jerambah Karang hingga Palembang Indah Mall (PIM).

Kepala Dinas PUPR-TR Kota Palembang Ahmad Bastari Yusak mengatakan, tahun ini dimulai sepanjang 500 meter dengan pagu anggaran Rp38 miliar. Meskipun kontrak pengerjaan sampai Desember, namun dipastikan Oktober telah selesai.

“Oktober ini selesai, kendala hamya soal utilitas berupa trapo listrik di Jerambah Karang. Persoalan ini akan dibicarakan oleh Sekda dengan PLN,” katanya.

Pengerjaan restorasi ini menggunakan metode Jacking. Metode pemasangan tersebut tidak akan membuat bangunan di sekitar menjadi retak atau rusak karena tidak getaran.

“Kita bukan pakai Hammer seperti saat awal pembangunan tiang LRT, nah ini metode Jacking namanya. Jadi tiang pancang ditekan untuk masuk ke kedalaman sampai 12 meter tanpa ada getaran /guncangan,” katanya.

Baca Juga  Tingkatkan Kesejahteraan Guru, Plt Bupati Beni Hernedi Dapat Penghargaan dari PGRI

Selain itu, limbah-limbah yang selama ini mencemari sungai dipastikan tisak akan lagi dibuang secara langsung. Apalagi zona pembangunan tersebut masuk dalam instalasi IPAL skala perkotaan yang akan bermuara ke IPAL SEI Selayur.

“Jangan sampai limbah domestik mencemari air sungai lagi, kita harus jaga mutu airnya sehingga bisa mendukung sebagai lokasi destinasi wisata air,” katanya.

Bastari mengatakan, pengerukan dasar anak sungai juga dilakukan dengan perhitungan yang disesuaikan dengan permukaan air Sungai Musi. “Idealnya 80 cm dari permukaan air sungai Musi, sehingga ketika sungai Musi surut disini masih ada air,” katanya.

Sementara itu, Kepala Balai Besar Sungai (BBWS) Sumatera VIII, Birendrajana mengatakan, salah satu pengerjaan dalam proses restorasi ini adalah penguatan dinding sungai. Sedikitnya ada 600 buah CCSP atau dinding penahan tanah yang tergolong sebagai dinding fleksibel akan dipasang.

“Selain badan sungainya, kiri kanan sepadannya akan kita tata sebagai pedestarian. Namun ini juga butuh peran dari Pemkot Palembang terutama untuk menjaga mutu air. Kami membangun fisiknya dan Pemkot berperan untuk menjaga mutu air,” katanya.

Baca Juga  DUA CAFE DI KAMPUNG BARU DI GERBEK DITRESNARKOBA POLDA SUMSEL

Birendrajana menjelaskan, ada dua fungsi restorasi ini, pertama pengendali banjir dan kedua sumber air. Namun, terlepas itu ada fungsi lain yakni jalur lalu lintas air dan juga wisata.

Hanya saja, proyek restorasi Sekanak Lambidaro yang mencapai 11,7 Kilometer akan dilakukan secara bertahap, mengingat kemampuan anggaran dari Pemerintah pusat. Setidaknya butuh Rp 380 miliaran untuk bisa menuntaskan pengerjaan restorasi Sekanak Lambidaro.

Walikota Palembang, H Harnojoyo mengungkapkan bahwa impian untuk melihat wajah baru Sekanak Lambidaro akan segera terwujud. Pemkot Palembang berharap semua pihak bisa mendukung pembangunan tersebut.

“Harus juga dijaga, terutama untuk masyarakat sekitar karena dampaknya juga akan dirasakan mereka sendiri. Jangan mentang-mentang pemerintah yang bangun lalu kita tidak peduli. Mari kita jaga bersama,” katanya.

Editor : Ron

Check Also

Palembang Pimpin Transparansi Keuangan Daerah: Ratu Dewa Serahkan LKPD 2025

Palembang, LhL– Momentum akuntabilitas keuangan daerah kembali ditandai dengan penyerahan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) …

SMM Panel

APK

Jasa SEO