Author : Akbar
KIKIM TIMUR, LhL – Pemerintah Desa Gunung Aji Menggelar Sosialisasi dan Evaluasi pada Senin (22/06) sekira pukul 11.15 wib,di Gedung Balai Desa.
Acara yang dihadiri langsung oleh Kepala Dinas BPMDes Ekman Mulyadi, Pihak Inspektorat Peri dan rekannya, Pihak Tripika Kikim Timur, Anggota Polres Lahat, Anggota Koramil 405-03, Kades Gunung Aji, BPD dan anggotanya, tim relawan, serta masyarakat desa Gunung Aji Kecamatan Kikim Timur.
Dalam kata sambutannya Kades Gunung Aji Ahmad Yani menyampaikan,setelah di cek ulang ternyata masih ada warganya yang belum terdaftar sebagai penerima BLT DD, kiranya pihak dari BPMDes dan Inspektorat untuk kiranya dapat membantu menambahkan data nama-nama warganya untuk menerima BLTDD Desa tahap ke 2 2020 bulan mei.
“Selaku Pemerintah Desa Gunung Aji dan ketua tim relawan, setelah kita data ulang melalui tim relawan, ternyata masih ada warga masyarakat yang belum terdata, apakah masih bisa dimasukkan untuk penerima tambahan BLTDD tahap ke 2 bulan Mei yang akan dibagikan tidak beberapa lama lagi, ” buka Yani dalam kata sambutannya.
Camat Kikim Timur Pebroni,SE.,MM., Menyampaikan kepada masyarakat terkait penyaluran BLTDD agar pihak instansi dari Dinas dan Inspektorat untuk memberikan sosialisasi dan evaluasi kepada warga, khususnya di Desa Gunung Aji agar jangan salah faham.
“Secara tehnis ini akan disampaikan langsung oleh Kepala Dinas BPMDES dan Inspektorat, kalau kami selaku Forkompimca hanya selalu pengawas pelaksaan saja, jika ada potongan BLTDD silakan laporkan kepada kami atau pihak Polsek, “jelas Camat Kikim Timur ini dalam kata sambutannya.
Kepala Dinas BPMDes Ekman Mulyadi menyampaikan dalam kata sambutannya, Desa Gunung Aji salah satunya merencanakan akan mengadakan belanja barang desa, pembangunan desa, pembuatan sumur, Lampu Jalan, pipa nisasi dan lain-lainnya senilai Rp.809.000.000.,namun dikarenakan ada aturan dari pemerintah pusat untuk menanggulangi Covid-19,sebesar maksimal 25%-30% untuk masyarakat miskin,masyarakat yang hilang mata pencarian, dan masyarakat yang terkena penyakit menahun, sehingga penerima BLT DD hasil dari pendataan tim relawan sebanyak 126 KK, ditambah 6 KK sehingga menjadi 132 KK, yang berhak menerimanya.
“Ini sekalian kita evaluasi,jadi tahun ini, Pemdes Gunung Aji tidak akan mengadakan pembangunan fisik di beberapa item, dikarekan anggaran dananya dialihkan untuk BLTDD, namun saya sarankan untuk terus bermusyawarah agar tercapai kata mufakat di Desa Gunung Aji ini,”jelas Ekman dalam kata sambutannya.
Sementara itu perwakilan dari Inspektorat Kabupaten Lahat menyampaikan, sesuai dengan fungsi dan pokok-pokoknya adalah sosialisasi, evaluasi dan audit.
“Turutilah aturan yang berlaku mengenai Dana Desa maupun BLT DD ini,karena diakhir masa Covid-19 nanti,kami akan mengaudit,apakah sudah sesuai dengan aturan yang berlaku, karena aturan itu sudah jelas yang telah keluarkan dari Pusat, “kata Feri selaku Inspektur Pembantu wilayah Empat mewakili Inspektur Lahat yang berhalangan hadir.
Ditambahkan rekan seniornya,bahwa apa yang akan diaudit nanti tentunya sesuai dengan aturan.
“Kami berharap kepada seluruh masyarakat tetaplah tenang,jangan gundah,dan yakinlah bahwa nantinya dalam kami mengudit akan sesuai dengan aturan yang berlangsung, ” tambah Pak Haris selaku Inspektur senior.
Acara yang berlangsung dengan berbagai pertanyaan dari para peserta, kepada pihak BPMDes dan Inspektorat berjalan dengan lancar dan damai.
Ditambahkan Pak Peri dari Inspektorat mengatakan bahwa meraka dari Tim APIP,tanpa di pinta oleh masyarakat meraka sudah ada kegiatan tahunan yaitu Revieu,monitoring,evaluasi dan audit.
“Disini, kita lihat niat baik dari kepala desa, dengan mengundang kami dari Inspektorat, BPMDes, Tripika, BBPD, perangkat Desa dan masyarakat, bahwa beliau menginginkan yang terbaik buat seluruh masyarakatnya,tanpa menyimpang dari aturan yang berlaku, jadi marilah bersama-sama saling bersinergi,untuk tetap menjalin persatuan dan kesatuan, bermusyawarah untuk mufakat,jadi nantinya biarkan kami yang menjalankan tugas dan fungsi kami untuk evaluasi dan audit, “pungkasnya.
Editor : Ron
Lahat Hotline








