Banner Juni
banner owner
utl
bijak
iklan ut
Banner pemprov Juni
iklan ut1
Home / LAHAT / Kecamatan Merapi Timur / DAMPAK DEBU DAN TUMPUKAN BATUBARA MASIH DIRASAKAN WARGA

DAMPAK DEBU DAN TUMPUKAN BATUBARA MASIH DIRASAKAN WARGA

Author : Kar

MERAPI TIMUR, LhL – Setiap hari warga melintas di Jalur Lintas Sumatera (Jalinsum), tepatnya di sekitar Desa Arahan, Kecamatan Merapi Timur Kabupaten Lahat, tampak sebuah pemandangan yang tak enak dipandang mata, khusunya di sepanjang jalan di lewati angkutan batubara. Sebab di jalan tersebut, dihiasi dengan adanya tumpukan batu bara. Walau dalam skala kecil, tapi tak enak dilihat juga tak enak di rasa.

Pamtauan di lokasi pada Rabu (13/3/19), debu batubara bukan hanya membuat mata perih, tapi juga membuat pakaian kotor. Ini, merupakan dampak nyata berpotensi merusak lingkungan.

Saat dikonfirmasi melalui HPnya, Manurung selaku Superfisor PT. RUBS yang diduga perusahaan yang beraktivtas di lokasi itu menyebut, bahwa selaku pihak transportasi angkutan batubara RUBS rute stockfile Rapen tujuan stasiun tak menampik hal itu. Bahkan ia menjelaskan, kalau dirinya akan menyingkirkan tumpukan batubara itu.

Baca Juga  EKSISTENSI ISIS MASIH MENGANCAM, GEMRIS INGATKAN MASYARAKAT TETAP WASPADA

“Nanti akan saya kirim anak buah untuk mengangkutnya,” jawabnya singkat.

Pada saat yang sama, Mamat (50) seorang pengguna jalan mengendarai sepeda motor mengaku, sejak adanya lalulalang angkutan batubara walau hanya di malam hari setelah terbitnya Pergub no 74 THN 2018, sudah agak mendingan dampaknya.

“Akan tetapi, dampak debu atas beroperasinya masih terasa mengganggu. Apalagi pengendara roda dua melintas saat setelah hujan, pastinya kaki serta celana kotor,” terangnya.

Baca Juga  BHABINKAMTIBMAS DAN BABINSA KUNJUNGI KORBAN LAKALANTAS

Terpisah, Pebri (30) warga setempat mengatakan, dampak negatif operasi anhkutan batubara ini masih sangat terasa olehnya. Sebab, hingga sekarang ruang depan rumah tidak bisa dibuka sejak beroperasinya angkutan transportasi batubara ini

“Kalau dibuka pintu depan rumah saya, maka debu-debunya akan menumpuk masuk ke dalam rumah. Bahkan sampai ke dapur,” ujarnya.

Warga berharap, terutama ke pihak yang berwenang dan perusahaan, agar segera untuk meminimalisir dampak dari volusi batubara sebelum adanya korban dari warga.

Editor : Ahmad

Check Also

Ratusan Anak – Anak Merapi Timur Ikuti Khitanan Massal HUT PTBA-45 Tahun

Author : Release MERAPI TIMUR, LhL – Sebanyak sekitar 100 peserta anak usia 5 tahun …

SMM Panel

APK

Jasa SEO