Author : Riadi
EMPAT LAWANG, LhL – Sungguh tragis nasib yang dialami ND (21) warga Pagaralam yang menjadi korban penganiayaan berat, saat dirinya tengah melintas menggunakan sepeda motor di Jalan Lintas Pagar Alam – Bengkulu tepatnya di Desa Karang Dapo Lama. Kecamatan Sikap Dalàm Kabupaten Empat Lawang, Sabtu (4/11) sekitar pukul 14.30 WIB.
Akibat kejadian tersebut korban ND terpaksa kehilangan tangan kanannya, dan juga luka sabetan lainnya pada bagian lain dari anggota tubuhnya.
Informasi didapat, Hingga saat ini belum diketahui pasti motif kejadian yang mengakibatkan korban ND terpaksa harus kehilangan tangan kanannya, dan juga luka sabetan pada bagian lain dari anggota tubuhnya.
Saat dikonfirmasi perihal peristiwa tersebut, Kapolres Empat Lawang AKBP Bayu Dewantoro SIK, melalui Kasat Reskrim Polres Empat Lawang AKP Robi Sugara mengatakan, motif kejadian ini hingga saat ini masih didalami pihak kepolisian, alasannya karena pihak korban belum membuat laporan ke Polsek Ulu Musi atau Polres Empat Lawang.
“Motifnya masih kita dalami, saat ini anggota sudah turun ke lapangan untuk mengumpulkan bukti-bukti dari saksi yang berada di TKP. Karena kita belum mendapat laporan dari pihak korban, saat ini korban (ND-red) masih merupakan korban penganiayaan berat dan belum bisa di pastikan apakah ND merupakan korban begal atau tidak seperti yang beredar di medsos,” ungkap Robi.
Disinggung mengenai kondisi korban saat ini, ia mengatakan, keaadaan korban sudah membaik, meski harus kehilangan tangan sebelah kanannya. Dan saat ini korban sudah dilarikan ke RSUD Lahat setelah sebelumnya sempat dilarokan ke RSUD Pagaralam setelah mendapatkan pertolongan darurat dari Puskesmas Ulu Musi.
“Kondisi korban sudah membaik, dan sudah kita larikan ke RSUD Pagaralam untuk mendapatkan perawatan yang lebih intensif,” katanya.
Lanjut Robi, pihaknya sudah mengantongi identitas pelaku yang diketahui lebih dari satu orang. Dan dari beberapa bukti yang ditemukan di lokasi, pihaknya juga tengah melakukan pengejaran.
“Identitas pelaku sudah kita kantongi, anggota sudah kita terjunkan dan saat ini tengah melakukan pengejaran,” tutup Robi.
Editor : Zadi
Lahat Hotline





