Author : RIADI
EMPAT LAWANG, LhL – Akibat hujan deras melanda sebagian wilayah Kabupaten Empat Lawang sepanjang malam, Sabtu (12/8) dini hari sekitar jam 02.00 WIB. Satu unit rumah berpenghuni, di RT 1 RW 6 Kampung Sawah Bawah, Kelurahan Jaya Loka Kecamatan Tebing Tinggi, nyaris tertimpa material bangunan tembok penahan tanah yang ambruk, beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.
Kesaksian warga mengatakan, kejadian bermula saat terjadi hujan deras. Dimana pemilik rumah bersama keluarga sedang tidur, namun sekitar jam 02.00 WIB, tiba-tiba pemilik rumah mendengar suara bergemuruh, saat dilihat keluar ternyata tembok penahahan di samping rumahnya sudah ambruk.
“Waktu kejadian, cuaca lagi hujan. Semalam kan ada dua kali hujan deras, hujan yang ke dua itu, sekitar jam dua, ada suara brak !!, saat dilihat keluar, tembok penahan sudah ambruk,” cerita Ibnu Hasan (62), pemilik rumah saat ditemui di lokasi.
Ibnu seorang warga yang lain yang juga merupakan tetangga Hasan mengatakan, bangunan tembok penahan tersebut masih tergolong baru. Bangunan tersebut dikerjakan oleh pihak rekanan Pemkab Empat Lawang, pada tahun 2016 lalu. “Sekitar setahun dibangun, tapi lihat sendiri kondisinya sudah ambruk. Untung saja tidak mencelakai kita,” ungkap Ibnu.
Sementara itu, Suhili, selaku Ketua RW 06, Kampung Sawah Bawah, Kelurahan Jaya Loka Kecamatan Tebing Tinggi membenarkan jika bangunan tembok penahan tersebut dibangun pada tahun 2016 lalu. “Kalau persisnya saya lupa, tapi jelas pada tahun 2016 lalu. Bangunan ini umurnya sekitar satu tahunlah,” terangnya.
Dari awal pembangunan, lanjut Suhili, saat melihat para tukang bekerja, dia mengaku sudah pesimis jika bangunan ini akan bertahan lama. Pasalnya, ukuran material antara adukan semen dan pasir, sangat tidak layak. “Bayangkan saja, satu bak mobil carry pasir cuma diaduk dengan satu zak semen. Jelas saja tidak kuat. Saya lihat sendiri, karena mereka mengaduk material di depan rumah saya,” akunya.
Selaku Ketua RW setempat, Suhili berharap kondisi bangunan tembok penahan yang ambruk ini segera dibenahi, sebab jika tidak, longsor akan kembali terjadi. “Tidak hanya mengancam rumah yang ada di bawahnya, namun juga mengancam fasilitas jalan yang ada di atasnya,” tegasnya.
Editor : ZADI
Lahat Hotline





