Author : DARMAWAN
LAHAT, LhL – Perihal Operasi Tangkap Tangan yang dilakukan oleh Satreskrim Polres Lahat, di Disdukcapil Kabupaten Lahat, Kepala Dinas Pendudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Lahat Yohn Tito SH.MM. angkat bicara perihal belenggu yang menimpa kantor dinas nya terkait dugaan pungli yang dilakukan oknum pegawai Disdukcapil (Dinas Kependudukan dan catatan sipil).
Hari ini Rabu (26/07) Saat dibincangi di ruangan kerjanya, Dia sangat terkejut perihal OTT yang melibatkan oknum pegawai yang dimaksud.
“Sangat menyesalkan, kejadian ini seharusnya tidak terjadi, saya kira untuk pembinaan sudah sering saya lakukan termasuk saya sendiri sering ke ruangan pelayanan. Namun yang nampak sangat tertib, kronologis kejadian kemaren saya tidak ada di tempat, karena sedang menghadiri undangan pelantikan di gedung pertemuan Pemkab Lahat,” jelasnya.
Padahal menurut dirinya, untuk pembinaan sangat sering dilakukan pada jajarannya. Bahkan hampir setiap harinya dia menyempatkan diri untuk mengontrol setiap ruangan kerja pegawai, dan saat dilakukan kontrol ini semuanya nampak baik baik saja.
“Saya rasa seluruh pegawai sudah tau dari resiko perihal dampak dari pungli, oknum yang melakukan tanggung resiko sendiri,” ujarnya
Harapan kedepan pada pegawai yang ada dirinya berharap agar ini menjadi contoh bagi semuanya, untuk tidak main main untuk melakukan pungli.
“Ini contoh, kita harus bekerja sesuai peraturan yang ada dan jangan sampai kejadian ini terulang lagi. Kalaupun ini terjadi pada TKS sekalipun saya positifkan akan dipecat saat itu juga. Kalaupun dia ASN Sangsi berat menunggu dan tentunya akan masuk ranah hukum, sesuai dengan aturan dan undang undang ASN yang ada,” tutupnya.
Editor : YADI
Lahat Hotline





