Author : D4R
LAHAT, LhL – Siapa bilang ketapel cuma permainan masa kecil? Di tangan para pecintanya, ketapel kini naik kelas menjadi olahraga resmi. Hal itu diwadahi oleh Forum Silaturahmi Pecinta Ketapel Indonesia (Forspek), organisasi yang menaungi olahraga ketapel di Indonesia dan berada di bawah payung Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI).
Di Sumatera Selatan, geliat organisasi ini mulai terasa. Ketua Wilayah Forum Silaturahmi Pecinta Ketapel Indonesia Sumsel, Hefra Lahaldi, disebut telah memperkuat “kaki-kaki organisasi” di enam kabupaten/kota.
Salah satunya di Kabupaten Lahat, yang kini dipimpin oleh Bakrun Satia Darma, atau yang lebih akrab disapa BSD.
Saat dibincangi santai di kediamannya, BSD justru membuka pembicaraan dengan nada bercanda yang bikin orang langsung senyum.
“Kalau di Lahat ini biasanya orang nyebutnya betet atau main betetan. Nah, kami siap bikin Lahat makin ramai dengan betetan,” ujar BSD sambil tertawa.
Bahkan ia sempat memberi “peringatan ringan” kepada warga Lahat.
“Pertama kali saya yang akan membetet di Lahat. Jadi… hati-hati!” katanya lagi, setengah serius setengah menggoda.
Namun di balik candaan itu, BSD mengaku ingin merangkul para pecinta ketapel yang selama ini mungkin masih “berlatih diam-diam di kebun atau halaman rumah”.
Ia pun langsung melempar ajakan terbuka.
“Yang hobi mbetet, segera hubungi saya. Kita mbetet sama-sama, target kita masing-masing,” ujarnya.
Tak lupa, ia menutup dengan slogan yang mungkin segera jadi seruan baru di Lahat.
“Payo mbetet bareng BSD!” ajaknya.
Kalau ajakan ini benar-benar ramai disambut, bisa jadi dalam waktu dekat Kabupaten Lahat bukan hanya dikenal dengan keindahan alamnya, tapi juga… suara khas “plak!” dari ketapel yang meluncur tepat sasaran.
Editor : RON
Lahat Hotline





