Author : Ujang/Humres
LAHAT, LhL – Diduga akibat cekcok mulut dengan adik Siska Anita (35) pemilik sebuah Warung Remang-remang (Warem) yang berlokasi di seputar Desa Tanjung Jambu, Kecamatan Kikim Timur, Kabupaten Lahat Sumatera Selatan, Tudiansyah (34) seorang wiraswasta berasal dari Desa Gunung Agung ditemukan terkapar dan berlumuran darah di dalam Warem tersebut pada Minggu tanggal 11 Desember 2022 lalu, sekira jam 10.30 WIB.
Berdasarkan keterangan Walmudin (40) warga Desa Gunung Kembang Kecamatan Merapi Timur Kabupaten Lahat sebagai saksi pelapor, bahwa dirinya mengetahui kejadian perkara yang diduga tindak pidana pembunuhan tersebut setelah ia mendapat cerita dari Rasid (39) yang langsung menghubunginya via handphond dan memberitahukan bahwa korban meninggal dunia di rumah sakit umum M. Rabain Kabupaten Muara Enim, sekira jam 06.00 wib pelapor dan keluarga membawa korban ke rumah duka di Desa Gunung Kembang.
Diterangkan Rasid, sebelumnya korban Tudiansyah pergi ke tempat hiburan Warem di Sungai Tebu tersebut bersama dirinya dan Sardi (40) sekira jam 21.30 WIB, sedangkan korban terkapar dan dibawa ke rumah sakit umum M. Rabain sekira jam 02.30 WIB dalam keadaan terluka berlumuran darah.
“Sekira jam 01.00 WIB, sebelum kejadian tersebut saya sempat melihat korban cekcok ribut mulut dengan adik Siska pemilik cafe tersebut, akan tetapi tidak sampai berkelahi. Setelah itu adik Siska keluar. Ketika masuk ke dalam lagi, ia melihat korban sudah terkapar. Lalu Kami membawa korban ke Rumah Sakit Umum HM. Rabain”, ujar dia.
Mendapat laporan, Anggota unit Reskrim Polsek Merapi Barat yang dipimpin langsung Kanit Reskrim, Ipda. Sopran Efendi didampingi oleh anggota piket KSPK II, Aipda. Rudi Nopiansyah langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) yang diduga kasus tindak pidana pembunuhan tersebut.
Sesuai dengan Laporan Polisi Nomor : LPB / / XII / 2022/ SUMSEL/SEK. MERAPI BARAT / RES LAHAT tanggal 11 Desember 2022, Kapolres Lahat, AKBP. Eko Sumaryanto, SIK didampingi Kapolsek Merapi Barat melalui Kasi Humas, Iptu. Sugianto yang disampaikan Kasubsi Penmas, Aiptu. Lispono, SH membenarkan adanya peristiwaolah TKP ini.
“Ya, pada dasarnya teman-teman korban yang pergi bersama serta pemilik Warem dan pelayan Warem W, P, R dan S tersebut sudah pasti mengetahui, siapa pelaku pembunuhan terhadap korban. Karena saat kejadian korban ada bersama dengan mereka tersebut. Jadi akan dilakukan penyelidikan dan upaya penegakan hukum lebih lanjut oleh unit reskrim Polsek Merapi Barat, guna mengungkap siapa pelaku yang diduga keras melakukan tindak pidana pembunuhan tersebut”, terang Lispono, Senin (12/12/22).
Editor : RON
Lahat Hotline





